Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho mengatakan bahwa Liverpool bukan tim sempurna dan memiliki kelemahan. Mourinho pun bertekad untuk memanfaatkan kelemahan tersebut saat MU menjamu Liverpool di Old Trafford malam nanti.
Laga bigmatch akan tersaji di matchday ke-30 ini saat MU menghadapi rival utamanya, Liverpool. Ini juga menjadi pertarungan antara posisi kedua dengan ketiga dimana skuat besutan Mourinho hanya unggul dua poin dari Liverpool.
Namun kekuatan kedua tim ini sangat kontras. MU punya catatan rekor bertahan terbaik kedua setelah hanya kemasukan 22 gol dari 29 laga. Sementara Liverpool punya bagus dalam menyerang dengan mencetak 67 gol, kedua setelah Manchester City.
Meski Liverpool tajam dalam menyerang namun Mourinho melihat celah untuk dimanfaatkan skuatnya. "Mereka adalah tim yang sangat bagus tapi mereka adalah tim yang bagus dengan beberapa kelemahan," kata manajer MU ini seperti dilansir Omnisport.
"Kelemahan yang menurut saya bukan kata yang sangat kuat karena saya juga menggunakan kata itu dalam kaitannya dengan tim saya sendiri," lanjut Mourinho.
"Mereka bukan tim yang sempurna, saya pikir mereka adalah tim yang sangat bagus dan itulah mengapa mereka berada di Liga Primer, yang sulit."
"Mereka memiliki kualitas dan memiliki kelemahan. Kami memiliki kualitas dan kelemahan kami," ujarnya.
"Salah satu kualitas bagus saya sebagai pelatih selalu mengetahui kelemahan tim saya dengan baik. Terkadang saya mencoba menyembunyikannya dan terkadang saya harus mengimbanginya dengan hal lain."
"Kami sangat mirip dalam hal poin di Premier League. Liverpool sudah lolos ke perempatfinal Liga Champions dan kami masih memiliki 90 menit pertarungan besar untuk mencoba berada di sana."
Baca Juga: Jangan Sedih Diselingkuhi, Ini Keuntungan yang Bakal Anda Dapat
"Jadi di Liga Champions mereka jelas di depan kita tapi di Piala FA kita memiliki kesempatan yang tidak mereka miliki sehingga kita memiliki musim yang sama," pungkas Mourinho.
Berita Terkait
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan