Suara.com - Resmi diikat kontrak oleh klub asal Polandia, Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri memiliki sebuah mimpi yang tak biasa. Bintang tim nasional Indonesia itu ingin menyamai kemampuan sang idola yakni Lionel Messi.
Egy memang sangat mengidolakan pemain Barcelona tersebut. Meski sulit, bagi Egy tidak ada yang tak mungkin untuk bisa sama seperti Messi.
"Messi idola saya dan di Indonesia saya disebut Messi, tapi saya harus belajar lebih banyak dan harus berdoa belajar lagi untuk bisa menyamai dia, tidak ada yang tidak mungkin. Saya di sini sebagai step berikutnya menuju ke Eropa dan saya ingin belajar lagi karena banyak orang yang bilang saya tidak bisa bersaing tapi saya ingin buktikan di sini," kata Egy saat diperkanalkan oleh klub.
Egy dikontrak selama tiga musim oleh Lechia. Namun, pemain asal Medan itu baru boleh dimainkan oleh klubnya saat berusia 18 tahun.
Egy berharap mendapat dukungan penuh dari masyarakat Polandia. Sang pemain menyadari dengan dukungan yang diberikan akan memudahkan dirinya beradaptasi ke depannya.
"Saya berharap bisa memberikan yang terbaik di sini, tentu bagi saya tidak mudah untuk adaptasi tapi saya ingin orang-orang di sini dan suporter di Polandia mendukung saya karena dengan itu akan memberikan saya semangat. Terima kasih juga untuk Indonesia tetap selalu dukung saya," pungkas Egy.
Sebelumnya, Egy digosipkan bakal bergabung ke Saint Etienne dan juga Legia Warszawa. Namun, sang pemain lebih memilih Lechia sebagai klub profesionalnya.
"Soal tawaran itu semua pada agen saya, ada juga beberapa penawaran dari Prancis dan Spanyol, Portugal dan German. Tapi saya memilih tim ini karena bersama tim ini saya yakin bisa sukses," pungkas Egy.
Baca Juga: Ini Alasan Egy Memilih Bergabung dengan Lechia Gdansk
Sebagaimana diketahui, Lechia merupakan klub profesional pertama Egy Maulana Vikri. Sebelumnya, sang pemain menghabiskan waktu bersama Diklat Ragunan dan juga pemusatan latihan tim nasional.
Berita Terkait
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Sosok Ustaz Jefri Al Buchori "Hadir" di Momen Kelahiran Anak Pertama Adiba Khanza
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia