Suara.com - Manchester United kembali ke jalur kemenangan usai secara mengecewakan disingkirkan Sevilla di pentas Liga Champions pada tengah pekan ini. MU memastikan tiket ke semifinal Piala FA 2017/2018 usai menekuk Brighton & Hove Albion 2-0 di Old Trafford, pada laga putaran keenam, Minggu (18/3/2018) dini hari WIB.
Meski menang, penampilan MU dini hari tadi bisa dibilang kembali jauh di bawah standar, terutama di babak kedua. Meski berstatus tim tuan rumah, jumlah percobaan tembakan Setan Merah di laga ini kalah jauh dari Brighton, yakni delapan berbanding 17. Ya, meskipun MU sejatinya unggul penguasaan bola mencapai 61%.
MU membuka keunggulan via Romelu Lukaku di menit 37. Meski demikian, setelah itu mereka dibuat kesulitan oleh Brighton. Setan Merah pun baru bisa bernapas lega setelah Nemanja Matic mencetak gol di menit 83.
Manajer MU, Jose Mourinho, pun mengaku tak puas meski timnya menang. The Special One mengakui kalau armadanya tampil buruk di laga dini hari tadi. Pelatih berusia 55 tahun itu menyalahkan semua penggawa MU!
"Penampilannya tidak sebagus hasilnya, hasilnya lebih baik dari performa. Kami pantas menang dengan jelas. Kami mengendalikan permainan, tapi kami tidak bermain bagus. Kami tidak bermain karena saya ingin mereka bermain, kami tidak bermain saat saya mempersiapkan tim untuk bermain," celoteh Mourinho sebagaimana dilansir BBC Sport.
"Kadang ada kontradiksi antara apa yang Anda kerjakan dalam dua hari terakhir (di tempat latihan) dan apa yang Anda lakukan di lapangan. Itu lebih membuat frustrasi daripada hasilnya. Sekali lagi saya tidak senang dengan koneksi antar lini dalam membangun serangan. Saya menyalahkan semua pemain," urainya.
"Saya menyalahkan pemain bertahan karena mereka selalu cepat ambil keputusan untuk memainkan umpan-umpan persegi, tidak melihat ke depan, vertikal atau antar lini. Saya menyalahkan pemain menyerang karena pergerakan mereka untuk hubungan itu, mereka terlalu takut untuk melakukannya," tandas eks juru taktik Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid itu.
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Cek Syarat Lengkap Promo Buy 1 Get 1 di Sports Station dan Planet Sports di MAPCLUB
-
Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama