Suara.com - Persija Jakarta gagal memanfaatkan keuntungan bermain di depan ribuan pendukungnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, ketika hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Bhayangkara FC di laga pembuka Liga 1, Jumat (23/3/2018).
Hanya berselang sehari setelah laga Timnas U-23 kontra Singapura, Persija tak memainkan bek kiri andalannya yang juga pemain Timnas, M. Rezaldi Hehanusa. Rezaldi bahkan tidak masuk dalam daftar pemain cadangan.
Sementara pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, menurunkan semua pemain terbaiknya, termasuk yang baru bermain bersama Timnas U-23, seperti Awan Setho, I Putu Gede Juni Antara, dan Muhammad Hargianto.
Meski demikian, Persija masih diperkuat sejumlah pemain andalan seperti Marko Simic, Addison Alves yang disokong pemain sayap lincah Riko Simanjuntak.
Permainan berjalan dalam tempo sedang sejak menit pertama. Akan tetapi, perlahan Persija mulai mendominasi laga dan menekan Bhayangkara.
Peluang terbaik Macan Kemayoran diraih di menit 19, ketika tembakan Marko Simic - pencetak gol terbanyak turnamen pra-musim Piala Presiden 2018 - masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Bhayangkara, Awan Setho.
Beberapa detik jelang babak pertama berakhir, Marko Simic kembali memperoleh peluang, tetapi sayang sepakannya masih belum menemui sasaran.
Di babak kedua, laga semakin sengit. Tuan rumah kembali memperoleh peluang emas di menit 61 ketika bola sepakan Simic sudah tepat menyasar gawang, tetapi sekali lagi Setho membuatnya gigit jari.
Setho kembali menjadi mimpi buruk bagi Persija di menit-menit akhir laga. Ia berhasil menggagalkan tembakan Addison Alves dan peluang terakhir Simic di laga itu.
Hingga laga itu berakhir skor kacamata tak berubah. Baik Persija dan Bhayangkara FC pulang membawa satu poin.
Berita Terkait
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit
-
Persija Babak Belur di Piala Presiden 2026, STY Ucap Begini Saat Disinggung Kans vs Persib
-
Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan