Suara.com - Hasil imbang tanpa gol saat melawan Sevilla pada Rabu sudah cukup untuk mengirim Bayern Munich menuju empat besar Liga Champions, berkat kemenangan agregat 2-1 untuk mempertahankan harapan mereka mengukir treble di musim ini.
Bayern, yang memainkan pertandingan perempat final Liga Champions mereka untuk ketujuh kalinya secara beruntun, tidak pernah menampilkan performa terbaiknya namun mengendalikan permainan di mana lawan dari Spanyol itu tampil kurang menggigit sehingga jarang mengancam di kotak penalti tuan rumah.
Tim Jerman itu, yang terakhir kali mencatatkan treble pada 2013 saat dilatih Jupp Heynckes, mengamankan kemenangan 2-1 dari leg pertama pekan lalu di Spanyol.
Sevilla mengakhiri permainan dengan sepuluh pemain setelah Joaquin Correa diusir keluar lapangan pada fase akhir pertandingan.
Bagaimanapun, hasil ini membuat Sevilla, yang berada di delapan besar Piala Eropa untuk pertama kalinya sejak penampilan mereka sebelumnya di fase ini 60 tahun silam, masih mampu menghentikan laju 12 kemenangan beruntun tim asuhan Heynckes di kompetisi ini.
Pada babak pertama Bayern, yang masih segar dari mengamankan gelar Liga Jerman akhir pekan lalu, jauh lebih berbahaya di mana Robert Lewandowski dan Franck Ribery hampir mencetak gol.
Penyerang asal Polandia Robert Lewandowski juga melepaskan tandukan yang melebar pada menit keempat babak kedua.
Baca Juga: Soal Cawapres Prabowo, Gerindra akan Duduk Bareng dengan Koalisi
Sevilla berkali-kali terlihat kurang waspada dan operan akhir mereka mengecewakan, dan gagal melepaskan tembakan ke gawang lawan pada seluruh babak pertama.
Mereka memiliki peluang yang mengenai mistar gawang melalui sundulan Correa pada menit ke-60 dan Ever Banega melepaskan tembakan melebar beberapa saat kemudian, ketika mereka meningkatkan tekanan untuk mencari dua gol yang mereka perlukan.
Ketika Sevilla kehabisan ide, pertandingan berakhir dengan situasi sengit ketika Correa mendapatkan kartu merah untuk pelanggarannya terhadap Javi Martinez.
Bayern, yang memenangi 20 dari 21 pertandingan terakhirnya di Liga Champions di kandang sendiri menjelang pertandingan ini, dapat kembali merayakan tiket empat besar dengan rasa nyaman. (Antara)
Berita Terkait
-
Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara