Suara.com - Kekecewaan kini tengah menyelimuti kubu AS Roma. Menang di leg kedua, Roma harus menelan kenyataan pahit gagal melaju ke final Liga Champions.
Sebagaimana diketahui, Roma kalah telak di leg pertama yang digelar di Anfield 25 April lalu dengan skor 5-2. Namun di leg kedua, Kamis (3/5/2018), Roma berhasil membalas kekalahan mereka di Stadio Olimpico dengan kemenangan 4-2.
Meski demikian, Roma tetap kalah agregat. Liverpool yang unggul dengan agregat 7-6 berhak melaju ke final.
Dalam setiap pertandingan, apalagi di fase gugur Liga Champions, pro dan kontra kerap timbul. Akan selalu ada pihak yang merasa dicurangi atau pun dirugikan dengan keputusan wasit.
Begitu pun yang dirasakan Direktur Olahraga AS Roma, Monchi. Monchi merasa jika timnya sangat dirugikan oleh keputusan wasit, baik di leg pertama maupun leg kedua.
Monchi berharap sistem VAR atau Asisten Video Wasit digunakan di Liga Champions. Agar kontroversi yang terjadi dalam pertandingan, paling tidak, bisa diredam.
"Kita harus memperkenalkan VAR di Liga Champions, karena sangat penting. Saya heran kenapa UEFA tidak mau," kata Monchi usai leg kedua Roma-Liverpool di Olimpico.
"Saya pikir ini sangat diperlukan. Jika semifinal ini sudah ada sistem VAR, mungkin Bayern Munich dan AS Roma yang tampil di final."
Baca Juga: Kertajati Mulai Disosialisasikan Sebagai Bandara Haji dan Umrah
Selain Roma, wakil Italia lainnya, Juventus, juga merasa dirugikan oleh keputusan wasit. Seperti diketahui, Juventus yang menelan kekalahan 3-0 di leg pertama mampu bangkit di leg kedua babak perempat final saat menghadapi Real Madrid.
Dalam laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Juve berhasil menyeimbangkan agregat menjadi 3-3. Namun jelang berakhirnya laga, wasit menunjuk titik penalti dan mengusir Gianluigi Buffon dari arena pertandingan.
Akhir cerita, Juventus harus menerima kenyataan pahit setelah Cristiano Ronaldo mengubah agregat menjadi 4-3 lewat titik penalti di akhir pertandingan.
"Sudah saatnya suara kami didengar. Bukan hanya Roma, Juventus juga mengalami hal yang sama saat menghadapi Real Madrid di perempat final," sambung Monchi seperti dikutip Mediaset.
Berita Terkait
-
Sadio Mane Bikin Mohamed Salah Pulang ke Anfield dengan Cemberut
-
Dani Carvajal Murka dan Blak-blakan: Real Madrid di Titik Terendah!
-
Donyell Malen Tiba di Italia, Ucap Forza AS Roma dan Siap Jalani Tes Medis
-
Jagokan Juventus Raih Scudetto, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kirim Sinyal Ingin Kembali?
-
Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Real Madrid Disingkirkan Tim Lemah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sadio Mane Bikin Mohamed Salah Pulang ke Anfield dengan Cemberut
-
Dani Carvajal Murka dan Blak-blakan: Real Madrid di Titik Terendah!
-
Donyell Malen Tiba di Italia, Ucap Forza AS Roma dan Siap Jalani Tes Medis
-
Emil Audero Hingga Jay Idzes Terancam Dicoret dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 karena...
-
Jagokan Juventus Raih Scudetto, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kirim Sinyal Ingin Kembali?
-
Gebrakan Transfer Super League, Persik Kediri Resmi Rekrut Mantan Gelandang Arsenal
-
Semen Padang Rekrut 8 Pemain Asing Baru untuk Putaran Kedua BRI Super League
-
Inter Milan Jadi Campione d'Inverno, Chivu: Ah Gak Penting, Scudetto Tujuan Utama
-
Chelsea Kalah dari Arsenal, Liam Rosenior Kerepotan Redam Emosi Enzo Fernandez
-
Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Menggema, FIFA Gak Berani Bersuara