Emery yang ditunjuk menggantikan Laurent Blanc, meneken kontrak berdurasi dua tahun. Beban yang diletakkan dipundaknya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu mempertahankan dominasi PSG di kancah domestik dan menjuarai Liga Champions, trofi yang sangat didambakan oleh presiden klub Nasser Al Khelaifi.
Di musim pertamanya bersama PSG, Emery harus membentuk kembali tim sepeninggal bomber andalan mereka, Zlatan Ibrahimovic. Di musim 2016/17, Emery yang mengandalkan Edinson Cavani di lini depan gagal mempertahankan gelar Ligue 1. AS Monaco yang unggul delapan poin di akhir musim, berhasil mengakhiri dominasi PSG di kompetisi kasta tertinggi Prancis.
Gelar juara bertahan yang dipegang PSG selama empat musim berturut-turut, sejak era Carlo Ancelotti hingga Laurent Blanc, lepas di musim pertama Emery.
Kegagalan di Liga Champions dan hilangnya dukungan para pemain
Di musim keduanya bersama PSG, Emery mendapat dukungan luar biasa dari manajemen klub yang memenuhi permintaannya mendatangkan sejumlah pemain papan atas. Termasuk Neymar yang digondol dari Barcelona dengan nilai transfer fantastis 222 juta euro. Angka yang menjadikannya sebagai pemain termahal di dunia.
Kehadiran Neymar memang berhasil menambah ketajaman PSG. Namun tak mampu memenuhi ambisi sang owner, Nasser Al Khelaifi, untuk membawa PSG berjaya di Eropa dengan memenangkan Liga Champions.
PSG yang tampil gemilang di Grup B dengan menorehkan 15 poin, tersingkir di babak 16 besar. Adalah Real Madrid yang menyingkirkan PSG dengan agregat telak 5-2.
Sejumlah pemain, termasuk Neymar, kabarnya menyalahkan Emery atas kekalahan itu. Keputusan Emery mengandalkan serangan balik dan takut bermain terbuka, disayangkan oleh para pemainnya.
Baca Juga: Fadli Zon Akui Prabowo Bertamu ke Rumah Anwar Ibrahim di Malaysia
Gagalnya PSG di Liga Champions, membuat Emery semakin terpojok. Meski di akhir musim 2017/18 Emery berhasil mengembalikan gelar Ligue 1, Khelaifi sudah kadung kecewa dan memutuskan tidak memperpanjang kontrak juru taktik asal Spanyol itu.
Misi berat di Emirates Stadium
Dengan prestasi dan pengalaman segudang, Emery tak butuh waktu lama untuk mendapatkan klub baru. Sebelum musim 2017/18 resmi berakhir, Arsenal sudah datang meminang dan kini Emery sudah sah menjadi juru taktik The Gunners.
Bak sebuah negara yang ditinggalkan oleh penguasa yang telah memimpin selama beberapa dekade, tugas berat menanti pelatih berusia 46 tahun itu. Kehadirannya, sudah pasti diharapkan mampu mengangkat derajat Arsenal tak hanya di kancah domestik, tapi juga Eropa.
Hal pertama yang mungkin dilakukan Emery adalah mengubah permainan pragmatis minim variasi yang selama ini dipertontonkan Wenger dengan formasi andalannya 4-2-3-1.
Namun mengubahnya ke formasi 4-3-3, seperti yang biasa diterapkan Emery bersama PSG, tentu tidak akan mudah. Karena sudah pasti Emery, yang dikenal cerewet akan hal detail di setiap pertandingan, membutuhkan sejumlah penyerang lincah yang mampu bermain dengan mobilitas tinggi.
Sedangkan materi pemain yang dimiliki Arsenal saat ini, bisa dikatakan kurang memadai atau mungkin tidak cocok dengan gaya permainan yang akan diterapkan sang juru taktik.
Tapi, tidak menutup kemungkinan Emery menahan diri untuk melakukan perombakan besar-besaran, mengingat selama ini Arsenal merupakan klub kikir yang enggan menggelontorkan dana besar untuk membeli pemain. Dengan kata lain, Emery akan memanfaatkan materi pemain yang ada. Seperti yang dilakukannya saat pertama kali merapat ke Sevilla pada Januari 2013 silam.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
Aston Villa Siap Jalani Laga Perdana di Indonesia, Indonesia All Stars Bertekad Beri Perlawanan
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!