Suara.com - Bhayangkara FC akan menjamu Borneo FC dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2018 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2018) malam. Pelatih Bhayangkara Simon McMenemy pun ingin anak asuhnya bermain serius.
Hal ini dikarenakan Simon ingin laga melawan Borneo dijadikan sebagai momentum kebangkitan Bhayangkara. Itu setelah Muhammad Hargianto dan kawan-kawan mengalami kekalahan telak 0-4 dari tuan rumah Arema FC pekan lalu.
"Lawan Borneo merupakan pertandingan yang sangat penting karena sebelum pertandingan ini, kita seperti mengalami hal yang buruk ketika melawan Arema," kata Simon.
Bermain di kandang sendiri tentu menambah kepercayaan diri The Guardian -julukan Bhayangkara.
"Jadi ini adalah waktu yang tepat untuk anak-anak mengembalikan kepercayaan diri, bermain dengan bagus karena selama dua pertandingan terakhir di kandang kita selalu mendapat hasil yang bagus," ujar Simon.
"Kita selalu bermain bagus, kita cetak gol di kandang, dan semoga itu menjadi modal juga agar kita bisa mengembalikan kepercayaan diri karena situasi di liga sekarang tim manapun bisa mengalahkan siapapun," jelasnya.
Bhayangkara saat ini berada di posisi 14 klasemen sementara Liga 1 2018. Sebagai juara bertahan kompetisi, tentu The Guardian ingin kembali ke papan atas klasemen. Oleh karenanya, kemenangan menjadi target utama Bhayangkara.
"Jadi dengan posisi klasemen di liga yang masih terbuka dengan selisih poin yang sedikit juga, beberapa kemenangan sudah bisa bawa kembali ke posisi atas. Jadi saya mengharapkan anak-anak tampil dengan bagus dan percaya diri agar bisa kembali ke cara kita bermain yang biasanya, dan kembali ke jalur kemenangan lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun