Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla Aspas membocorkan alasannya memanggil banyak pemain senior pada pemusatan latihan untuk menghadapi Thailand di partai uji coba yang berlangsung pada 31 Mei dan 3 Juni. Milla mengaku masih mencari pemain senior yang bagus untuk mengisi tiga slot pemain senior untuk berlaga di Asian Games 2018 Agustus mendatang.
Tercatat ada tujuh pemain senior yang dipanggil untuk menghadapi Thailand. Ini berbeda dengan kebiasaan Milla, yang di pemusatan latihan sebelum-sebelumnya hanya memanggil tiga pemain senior.
Pemain-pemain senior itu adalah Muhammad Ridho (Kiper, Borneo FC), Teja Paku Alam (Kiper, Sriwijaya FC), Victor Igbonefo (Bek Tengah, Persib Bandung), Lerby Eliandry (Striker, Borneo FC), Ilija Spasojevic (Striker, Bali United), Riko Simanjuntak (Gelandang, Persija Jakarta) dan Beto Goncalves (Striker, Sriwijaya FC).
"Kalian tahu dalam TC ini lebih banyak, itu karena mereka punya kualitas. Tapi yang penting mereka punya pribadi yang bagus," kata Milla.
Pelatih asal Spanyol itu sengaja memanggil banyak pemain senior untuk menjajal kemampuan mereka. Nantinya hanya akan ada tiga pemain senior yang dibawa Milla untuk tampil di Asian Games 2018.
"Di sini pemain senior harus jadi contoh, tak hanya di lapangan tapi juga di luar lapangan. Tentu, saya analisis apakah pemain ini akan bertahan, kita lihat terus, sampai saat itu," jelasnya.
Di pertandingan uji coba melawan Thailand skuat Garuda Muda gagal memetik kemenangan. Dari dua laga yang dijalani, Garuda Muda menelan kekalahan 2-1 di pertandingan pertama yang digelar di PTIK. Sedangkan di laga kedua yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (3/6/2018), anak-anak asuh Milla berhasil menahan imbang tamunya tanpa gol.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
-
Bangladesh Belum Tentu Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Yunus Nusi: Masih Dinamis
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan