Suara.com - Argentina akan memulai perjuangan di Piala Dunia 2018 dengan menghadapi Islandia di Moskow. Meski Argentina diperkuat para pemain bintang namun Lionel Messi dan kawan-kawan tetap tidak menganggap enteng lawannya.
Messi akan menjadi sorotan di ajang Piala Dunia 2018 ini. Meski dia sukses bersama Barcelona namun Messi belum pernah meraih trofi penting bersama timnas Argentina sepanjang karirnya.
Sementara Messi akan berusia 31 pada 24 Juni ini. Banyak meyakini bahwa ini adalah kesempatan terakhir bagi Messi untuk menambah daftar sukses dalam karirnya bersama timnas Argentina.
Menghadapi Islandia akan menjadi laga pertama Messi dan kawan-kawan di Grup D di Spartak Stadium, Sabtu (16/6/2018). Tentu saja tiga poin coba direbut oleh Argentina guna memuluskan langkah mereka ke fase knock out.
Di atas kertas, Argentina berpeluang untuk bisa meraih kemenangan atas Islandia yang merupakan negara terkecil di turnamen ini. Namun pelatih Jorge Sampaoli tampaknya tidak mau berjudi dan akan memainkan skuat terbaiknya.
Bahkan, Sampaoli telah memberikan bocoran akan memainkan Lionel Messi dan Angel Di Maria dan Sergio Aguero di lini depannya. Namun pelatih Argentina ini menegaskan bahwa dia tidak meremehkan Islandia dengan membocorkan line upnya.
"Tidak, tidak, tidak, alasan mengapa kami menjelaskan tim kami sebelumnya adalah karena kami tahu sejak hari Rabu apa yang ingin kami lakukan," tegas Sampaoli dilansir Scoresway.
"Saya telah memberi tahu Anda hari ini karena kami telah berlatih dengan line up awal dan saya tidak percaya perlu menyembunyikan informasi ini."
"Kami tahu pemain utama Islandia, kapten mereka [Aron Gunnarsson], pulih dari cedera tetapi mereka bermain dengan baik sebagai grup dan saya yakin itu akan sangat sulit melawan mereka."
"Mereka bertahan secara mendalam dan mungkin akan bermain melawan serangan balik. Islandia akan menjadi tim yang tangguh untuk dikalahkan," aku Sampaoli. '
Tak Punya Formula Khusus Hentikan Messi
Sementara pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson mengaku tidak punya formula khusus untuk menghentikan Messi. Namun mereka akan tetap bermain sebagai tim untuk meredam ketajaman Messi.
Berita Terkait
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?
-
Apa FIFA Berani Hukum Berat Argentina Usai Aksi Provokatif Lionel Messi Cs?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%
-
Sinopsis Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Saat Ari Irham Merasa Tak Pernah Cukup di Mata sang Ibu
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi
-
Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka