- Hizbullah menyerang kapal perang Israel menggunakan rudal jelajah di perairan Lebanon pada hari Minggu, 5 April 2026.
- Serangan tersebut dilakukan setelah Hizbullah memantau kapal Israel yang bersiap menyerang wilayah Lebanon selama beberapa jam.
- Aksi ini merupakan bagian dari eskalasi konflik antara Hizbullah dan Israel yang berlangsung sejak awal Maret 2026.
Suara.com - Para pejuang gerakan Hizbullah Lebanon pada Minggu mengatakan bahwa mereka menyerang sebuah kapal militer Israel yang sedang bersiap untuk melakukan serangan di wilayah Lebanon.
Dalam pernyataan resmi mereka, para pejuang perlawanan Islam menyerang kapal perang Israel yang berada 68 mil (atau 109,4 km) zona bahari dari pantai Lebanon.
"(Mereka) sedang bersiap untuk melakukan serangan ke wilayah Lebanon," menurut pernyataan tersebut melansir ANTARA, Minggu (5/4/2026).
"Serangan itu dilakukan dengan rudal jelajah angkatan laut setelah beberapa jam memantau target," imbuh pernyataan itu.
Mereka menambahkan bahwa serangan langsung juga tercatat terjadi.
Eskalasi antara Israel dan Hizbullah dimulai pada 2 Maret, ketika gerakan Lebanon tersebut melanjutkan serangan roket ke wilayah Israel di tengah serangan militer AS dan Israel melawan Iran.
Sebagai balasan, Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk wilayah selatan negara itu, di Lembah Beqaa, dan pinggiran kota Beirut.
Pada 16 Maret, militer Israel secara resmi mengumumkan peluncuran operasi darat di Lebanon selatan.
Baca Juga: Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan