Suara.com - Pelatih tim nasional Australia, Bert van Marwijk tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai timnya menelan kekalahan di matchday 1 Grup C Piala Dunia 2018, Sabtu (16/6/2018).
Australia gagal meredam ketangguhan anak-anak Prancis dalam laga yang berlangsung di Stadion Kazan Arena, Tatarstan. The Socceroos --julukan timnas Australia-- kalah dengan skor 1-2.
Australia hanya mampu membalas satu gol melalui kaki kapten mereka, Mile Jedinak pada menit ke-62 (P). Gol Prancis sendiri dicetak oleh Antoine Griezmann di menit 58' melalui eksekusi pinalti dan Paul Pogba sepuluh menit jelang laga usai.
"Saya bangga sekaligus kecewa. Saya pikir kami telah menampilkan performa yang sangat bagus," ujar van Marwijk usai laga seperti dilansir dari Socceroos, Sabtu (16/6/2018).
"Tak seorangpun yang menyangka kami mampu menampilkan performa seperti itu melawan Prancis. Saya rasa ada banyak momen ketika (Prancis) tidak tahu apa yang harus dilakukan lagi, jadi itu pujian besar bagi kami," sambung pelatih 66 tahun tersebut.
Meski merasa kecewa, Marwijk mengaku tak akan menyalahkan para pemain. Mile Jedinak dan kolega dinilainya telah bermain sangat baik dilaga ini.
"Itulah cara bermain yang kami inginkan, mereka telah berjuang 95 persen, jadi saya tak bisa menyalahkan para pemain. Saya hanya bisa memberi mereka pujian. Setidaknya, harusnya kami layak mendapatkan hasil imbang," tukasnya.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia
-
Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?