Suara.com - Piala Dunia, kompetisi olahraga sepakbola paling megah dan bergengsi berskala internasional, adalah sebuah kehormatan sekaligus tugas berat bagi setiap bintang maupun pelatih sepakbola.
Beberapa pemain hebat berhasil menangkap histeria Piala Dunia lewat kutipan mereka, yang kemudian menjadi populer. Ini dia beberapa di antaranya.
Pele, pemain ikonik asal Brasil
"Piala Dunia adalah cara untuk mengukur pemain hebat dan bagus. Ini adalah ujian bagi pemain yang hebat."
Edson Arantes do Nascimento atau yang lebih dikenal sebagai Pele, berhasil tampil dengan sangat sukses di empat Piala Dunia. Dialah pemain hebat yang sesungguhnya.
Michael Owen,striker legendaris Inggris
"Tidak ada yang menyamai ajang Piala Dunia."
Bagi Owen, yang pernah mencetak salah satu gol terbaik Piala Dunia saat melawan Argentina, Piala Dunia adalah kompetisi yang menyatukan orang-orang dari berbagai kalangan, kepercayaan, dan warna kulit.
Gary Lineker, striker Inggris
"Sepakbola adalah permainan yang sederhana, 22 orang mengejar bola selama 90 menit, dan pada akhirnya, Jerman selalu menang."
Kutipan dari Gary Lineker, peraih sepatu emas di Piala Dunia 1986, ini diucapkan setelah Inggris dikalahkan oleh musuh bebuyutan mereka, Jerman, pada Piala Dunia 1990.
Ronaldo, pemain asal Brasil
"Kita kalah karena kita tidak menang."
Baca Juga: Dewa Budjana Kenang Foto Almarhum Hari Moekti Saat Muda
Kutipan sederhana ini keluar dari mulut Ronaldo setelah ia ditanya bagaimana Brasil bisa kalah dari Prancis di putaran final Piala Dunia 1998.
Sir Bobby Robson, manajer legendaris Inggris
"Kita tidak meremehkan mereka. Mereka jauh lebih baik dari yang kita yang kira."
Kalimat ini keluar setelah Inggris masuk ke perempat final Piala Dunia 1990 melawan Kamerun dan harus berjuang mati-matian untuk kemenangan 3-2.
Diego Maradona, bintang legendaris asal Argentina
"Sedikit kepala Maradona, sedikit tangan Tuhan."
Kutipan tersebut diucapkan Maradona saat konferensi pers pascapertandingan antara Argentina dan Inggris (skor 2-1) di perempat final Piala Dunia 1986 berkat dua gol persembahannya. Ia menyebut kemenangan yang diraih timnya adalah berkat campur tangan Tuhan.
Gordon Banks, kiper legendaris Inggris
"Orang-orang tak akan mengingat saya karena memenangkan Piala Dunia, tapi itu akan dikenang. Orang-orang hanya ingin membicarakan tentang kenangan itu."
Gordon Banks yang menjuarai Piala Dunia bersama The Three Lions pada tahun 1966 berhasil menangkis sundulan keras pemain terbaik dunia 1970, Pele. Padahal bila diperhatikan, sundulan itu sangat mungkin menembus gawang. Tetapi Banks menunjukkan refleks luar biasa untuk menggagalkannya.
Ronaldinho, penyerang Brasil terbaik
"Brasil mengikuti setiap Piala Dunia dan berharap untuk menang, jadi banyak orang berharap banyak pada Brasil. Anda tidak dapat memahami apa artinya Piala Dunia bagi negara kami. Bukan hanya para penggemar dan pemain, tetapi semua orang di Brasil mengharapkan kami menang. Presiden kami, orang-orang dalam politik, semua meminta kami untuk kembali dengan trofi Piala Dunia."
Ronaldinho merangkum pola pikir orang-orang Brasil tentang Piala Dunia dalam kutipan ini. Para pemain Brasil diharapkan untuk melakukan dengan baik setiap kali kompetisi dimulai. Piala Dunia di tanah airnya, seperti tekanan bagi para pemainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan