Suara.com - Pelatih Prancis Didier Deschamps mengatakan hanya ada satu pemain di kubu Argentina yang membuatnya sangat khawatir. Siapa lagi jika bukan kapten Albiceleste, Lionel Messi.
Prancis akan menghadapi Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Selaku jawara Grup C, Les Bleus terpaksa menjajal kekuatan Argentina yang susah payah lolos dari Grup D dengan status runner-up.
Di pertandingan nanti, Deschamps berharap para pemainnya bisa menjalankan strategi yang sudah dicanangkannya. Khususnya dalam menjaga dan meredam aksi seorang Messi.
"Messi adalah Messi," kata Deschamps.
"Lihat saja statistiknya, 65 gol di 127 pertandingan. Luar biasa bukan? Saya harap, kami mampu menjaga dan meredam pergerakannya. Meski kami sadar dia tetap punya kesempatan, walau sedikit, untuk membuat perbedaan."
"Ketika anda menghadapi Argentina dan Messi, ada beberapa cara untuk mengurangi perannya. Tapi yang jadi masalah, Argentina adalah tim berpengalaman. Kita berbicara Messi, tapi (Javier) Mascherano memiliki caps segudang. Jadi mereka sangat terbiasa dengan tekanan," jelas pelatih berusia 49 tahun itu seperti dilansir Scoresway.
"Sedangkan kami penuh dengan pemain minim pengalaman. Ini bukan omong kosong, tapi kenyataan. Terlepas dari itu semua, kami akan mengerahkan kemampuan terbaik kami di pertandingan besok," pungkasnya.
Duel Prancis versus Argentina akan mengawali putaran 16 besar Piala Dunia 2018. Pertandingan tersebut akan digelar di kazan Arena, Sabtu (30/6/2018) malam WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Cristiano Ronaldo Juara Saudi Pro League: Kini Koleksi 34 Trofi, Masih Kalah Jauh dari Messi!
-
Reuni Mantan Musuh Bebuyutan, Eks Bintang Real Madrid Ini Segera Main Bareng Lionel Messi
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya