Suara.com - Super big match antara Persija Jakarta kontra Persib bakal tersaji Sabtu (30/6/2018) malam ini pukul 18.30 WIB di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta.
Sebagaimana diketahui, laga sarat gengsi ini merupakan partai tunda Liga 1 2018. Sejatinya, partai ini harusnya dihelat pada akhir April lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Namun, laga gagal digelar karena tidak ada izin dari kepolisian.
Ada gengsi yang dipertaruhkan pada duel nanti malam, partai klasik yang kerap disebut sebagai Derby Indonesia. Tentu, itu akan menjadi motivasi kedua kesebelasan untuk bisa memenangi pertandingan.
Hubungan yang tidak akur dari suporter kedua kesebelasan pun menjadi bumbu tersendiri, meski Stadion PTIK sudah dipastikan bakal tanpa penonton nanti malam.
Tak ketinggalan, psywar pun sudah dilancarkan kedua kubu dalam beberapa hari terakhir. Kedua tim sendiri saat ini berada dalam posisi yang berdekatan di papan klasemen sementara Liga 1 2018.
Persija ada di peringkat sembilan dengan koleksi 17 poin dari 11 laga yang telah dijalani. Sementara itu, Persib setingkat diatasnya dengan raihan 18 poin dari 11 pertandingan.
Berikut lima fakta menarik jelang laga Persija vs Persib nanti malam:
1. Dalam 38 pertemuan terakhir kedua tim, Persija meraih 16 kemenangan dan enam milik Persib. Sedangkan 16 sisanya berakhir dengan hasil imbang.
2. Persija kembali bisa menjamu Persib di Jakarta sejak empat tahun lalu. Dalam kurun waktu itu, Persija selalu menjamu sang musuh bebuyutan di luar Jakarta karena masalah keamanan.
Baca Juga: Umtiti: Messi Barcelona Berbeda dengan Messi Argentina
3. Persib terakhir kali menang atas Persija adalah pada Indonesia Super League 2012, sementara Persija terakhir kali menang atas Persib pada Liga 1 musim lalu.
4. Mengingat hubungan kedua suporter yang buruk, dipastikan fans Persib, Bobotoh tidak akan hadir ke PTIK. Begitupun di pertemuan kedua nanti (di Liga 1 2018), Jakmania dilarang datang ke Bandung.
5. Dari dua pertemuan terakhir, pertandingan berjalan cukup keras. Kartu merah selalu dikeluarkan wasit dari kedua laga tersebut.
Berita Terkait
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis