- PMI pada Kamis (26/3/2026) resmi membantah video Jusuf Kalla terbang ke Iran untuk misi kemanusiaan karena kondisi keamanan kritis.
- Meskipun kunjungan fisik dibantah, PMI membenarkan sedang mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan konkret untuk korban sipil di Iran.
- Juru bicara JK mengklarifikasi bahwa beliau sedang di luar negeri mengunjungi negara ASEAN untuk acara perdamaian, bukan Iran.
Suara.com - Beredar video Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla berada di dalam pesawat, dengan narasi dirinya terbang ke Iran untuk misi kemanusiaan dan perdamaian.
Video itu beredar di media-media sosial Tanah Air, di tengah kian memanasnya perang yang dikobarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Namun, Kamis (26/3/2026), Palang Merah Indonesia atau PMI resmi membantah narasi tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Internasional PMI, Hamid Awaluddin, menegaskan tidak ada agenda kunjungan fisik Jusuf Kalla ke Teheran.
Hal ini berkaitan erat dengan kondisi keamanan di Iran yang saat ini masih dalam kondisi kritis, terutama setelah infrastruktur vital seperti transportasi udara tidak lagi beroperasi secara normal.
"Kami naytakan, tak ada rencana ke Iran. Sebab, saat ini tak memungkinkan orang luar masuk ke sana. Bandara sipil sedang tidak difungsikan," kata Hamid Awaluddin.
Pernyataan ini sekaligus menggambarkan betapa sulitnya akses masuk ke Iran bagi pihak luar di tengah situasi perang yang terus bergejolak.
Meskipun bandara di negara tersebut lumpuh, PMI memastikan komitmen kemanusiaan Indonesia terhadap warga sipil yang terdampak perang tetap menjadi prioritas utama.
Kirim bantuan kemanusiaan ke Iran
Baca Juga: Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
Walaupun kehadiran fisik Jusuf Kalla di Iran dibantah, PMI membenarkan bahwa organisasi kemanusiaan tersebut sedang mempersiapkan langkah konkret untuk membantu para korban sipil di Iran.
Hamid Awaluddin mengonfirmasi bahwa rencana pengiriman bantuan sedang dimatangkan oleh tim internal.
"Betul soal rencana bantuan kemanusiaan itu,: kata dia.
PMI, kata dia, tengah bekerja keras untuk menyusun detail teknis penyaluran bantuan agar tepat sasaran, mengingat jalur logistik ke Iran sangat terbatas.
Mengenai jenis bantuan apa saja yang akan dikirimkan, Hamid menambahkan bahwa semuanya "Sedang disusun," agar sesuai dengan urgensi di lapangan.
JK ada di luar negeri
Berita Terkait
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
-
Gerakan 'United Against Dengue' Diluncurkan Demi Tekan Angka Kematian DBD di Indonesia
-
JK Minta Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras pada Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi