Suara.com - Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya usai timnya mengalahkan Persija Jakarta pada partai tunda Liga 1 2018 di Stadion Marora, Papua, Selasa (3/6/2018). Terlebih, Perseru bisa mencetak tiga gol ke gawang Persija kawalan Andritany Ardhiyasa.
Perseru berhasil menjinakkan Macan Kemayoran dengan skor akhir 3-1. Meski sempat kesulitan, I Putu Gede mengakui anak asuhnya telah berjuang untuk menemukan ritme permainan.
"Pertandingan ini sebenarnya sangat berat. Pertama, karena kami sudah lama enggak bertanding, sementara Persija sudah menjalani dua pertandingan (setelah jeda lebaran Liga 1 2018). Dan seperti bisa dilihat, pada babak pertama kami agak kesulitan," kata I Putu Gede.
"Kemudian pada babak kedua kami mulai menemukan ritme lagi. Dan luar biasa, ada bonus banyak gol juga," ucapnya.
I Putu Gede menambahkan, bisa mengalahkan Persija adalah sesuatu yang luar biasa. Selain bisa memperbaiki peringkat di klasemen, ia juga berhasil membantah anggapan masyarakat terkait timnya.
Perseru memang sering dianggap sulit mencetak banyak gol ke gawang lawan. Namun, anggapan itu berhasil ditepis dengan tiga gol yang bersarang di gawang Persija.
"Jadi, selain memperbaiki peringkat, ternyata kami mampu mematahkan omongan beberapa pengamat maupun masyarakat bahwa kami enggak bisa bikin lebih dari satu gol. Mengalahkan Persija, perasaan yang luar biasa!" pungkasnya.
Sementara itu, pemain Perseru Lukas Mandowen juga bersyukur timnya bisa menang. Ia mengatakan hanya ikuti instruksi pelatih terkait kemenangan timnya tersebut.
"Semua sudah sesuai dengan instruksi yang diberikan pelatih. Kami sudah mengeluarkan semuanya di pertandingan lawan Persija," tutur Mandowen.
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
5 Rekomendasi Lipstik Matte yang Tidak Membuat Bibir Kering Sesuai Review Pengguna
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi