Suara.com - Timnas Prancis menatap laga final Piala Dunia 2018 kontra Timnas Kroasia. Laga akan dihelat di Luzhniki Stadium, Moskow, Minggu (15/7/2018) malam ini WIB. Jelang duel akbar ini, bek Prancis, Samuel Umtiti menyatakan kalau Paul Pogba bakal jadi pemain yang amat krusial buat timnya.
Pogba sendiri sejauh ini belum meregister satu gol pun di pentas Piala Dunia 2018. Ia baru mencatatkan satu assist dari lima laga yang dijalaninya bersama Prancis di Rusia. Meski demikian, gelandang Manchester United berusia 25 tahun itu selalu jadi pilihan utama pelatih Prancis Didier Deschamps di starting eleven-nya, mulai dari babak fase grup sampai semifinal.
Umtiti sendiri menyebut bahwa Pogba mempunyai peran yang berbeda bersama Prancis di Piala Dunia 2018. Selama di Rusia, dia membuktikan diri bisa menjadi pemimpin sekaligus menjadi gelandang yang tangguh. Oleh karena itu, Umtiti berkeyakinan, Pogba amat dibutuhkan oleh Prancis untuk meraih kemenangan dan memastikan gelar juara.
"Dia selalu seperti biasanya, tak ada yang berubah. Namun, kali ini ia memang menempatkan diri berada di posisi selalu diragukan. Dia berkorban untuk kepentingan tim. Ya, tim adalah segalanya. Dia sadar bahwa dia harus bisa memberi sumbangsih lebih untuk tim," celoteh Umtiti kepada BBC.
"Faktanya ia adalah seorang pemimpin, di lapangan tengah kami dan juga di luar lapangan. Saya kira ia pemain yang amat krusial untuk Prancis. Kami membutuhkannya untuk menang dan juara, itu tak diragukan lagi," jelas bek tengah FC Barcelona itu.
"Di Piala Dunia ini, dia harus lebih banyak bertahan, lebih disiplin. Ia melakukannya dengan sangat baik. Karena itu, saya pikir jumlah golnya berkurang. Dia melakukan usaha untuk tim lebih dari sebelumnya. Kami jelas membutuhkannya agar bisa sampai pada dimensi yang baru dalam kompetisi ini di setiap level, dan dia bisa melakukannya," tuntas Umtiti.
Berita Terkait
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Mantan Bintang PSG dan Timnas Prancis Negosiasi dengan Persib Bandung
-
Alasan Emosional Luca Zidane Pilih Aljazair Dibanding Prancis
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama