Suara.com - Laga Persija Jakarta vs Bali United akan tersaji pada pekan ke-16 Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (17/7/2018). Pertandingan ini sangat penting bagi Persija Jakarta dan Bali United dalam menentukan posisi mereka di klasemen.
Persija saat ini menghuni tempat kedelapan klasemen sementara Liga 1 2018 dengan 22 poin. Jika berhasil mengamankan tiga poin, Macan Kemayoran akan masuk posisi lima besar.
Begitu juga dengan Bali United yang ada di posisi ke-11. Mereka akan menanjak ke papan atas jika berhasil mengalahkan Persija.
Persija Jakarta memiliki modal yang cukup bagus saat berhadapan dengan Bali United. Mereka sudah dua kali berhadapan dengan tim asuhan Widodo Cahyono Putro di babak grup dan final turnamen pramusim Piala Presiden 2018.
Dari dua laga itu, Ismed Sofyan memenangi partai final dan kalah saat di babak grup. Terlebih kembalinya Marko Simic usai sanksi Komdis PSSI jadi tambahan amunisi Persija Jakarta di lini depan.
"Tahun ini, kami sudah dua kali melawan Bali United yakni di Piala Presiden 2018. Pada fase grup kami kalah, tapi di final kami menang. Kami respek dengan kualitas pemain Bali United," kata Pelatih Stefano Cugurra Teco.
Namun, dalam lima pertemuan terakhir Persija baru satu kali mendapatkan kemenangan. Oleh karenanya, ia akan berusaha keras membuat anak asuhnya bisa memenangi pertandingan, terlebih lawan yang dihadapi cukup kuat.
"Dalam beberapa pertandingan terakhir tim kami main bagus, tapi tidak bisa menang. Kami akan lawan tim yang bagus, maka itu kami harus kerja keras untuk menang," jelas Teco.
Di lain pihak, Pelatih Widodo menegaskan tidak akan mudah mengalahkan Persija. Namun, mantan pemain tim nasional Indonesia menyatakan kesiapan timnya untuk laga tersebut.
Baca Juga: Permintaan Dikabulkan, Laga Mitra Kukar vs Sriwijaya Diundur
"Kami harus kerja keras dan pemain harus bermain dengan penuh semangat. Mudah-mudahan apa yang kami harapkan bisa terealisasi," ujar Widodo.
Pelatih yang pernah bermain untuk Persija Jakarta itu sudah menyiapkam strategi. Salah satunya mengantisipisi lini depan Macan Kemayoran yang terbilang cukup kuat.
Itu karena Persija memiliki banyak pilihan di lini depan. Selain sudah kembalinya Marko Simic, mereka masih memiliki Ivan Carlos yang kemungkinan besar bakal dimainkan.
Selain itu, Osas Saha yang baru dimainkan Persija jelang putaran kedua ini penampilannya sedang menanjak. Bukan tidak mungkin, Teco memainkan Simic, Osas Saha, dan Ivan Carlos sekaligus.
"Kekuatan Persija akan lebih variatif di depan. Tapi ini sudah kami antisipasi, yang jelas alur bola mereka yang harus kami matikan, dan sudah kami praktekkan di game taktik dalam latihan," tambah Widodo.
Stefano Liliplay diprediksi bakal jadi motor serangan Bali United. Selain pernah membela Persija Jakarta, sang pemain kini tengah dalam performa yang sangat bagus.
Berita Terkait
-
Pemain Baru Persija Langsung Angkat Topi Merasakan Atmosfer Dilatih Shin Tae-yong
-
Persija Cuma Turunkan Pemain Pelapis, Shin Tae-yong Tidak Bermaksud Remehkan Piala Presiden
-
Faktor X yang Bikin Persib Kalahkan Persija di Perburuan Mariano Peralta
-
Shin Tae-yong Angkat Tangan Soal Nasib Andritany Ardhiyasa Bersama Persija
-
Stjepan Loncar Ungkap Ambisi Besar Usai Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah