Suara.com - Batalyon Zikon Kodam II Sriwijaya turun langsung terlibat memperbaiki ratusan kursi yang sebelumnya dirusak oleh oknum suporter Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (23/7/2018).
Anggota TNI secara bersama sama mengumpulkan kursi - kursi yang rusak parah serta memperbaiki kursi yang dinilai masih layak digunakan.
Kepala Zenit Kodam II Sriwijaya Kolonel Czi Herdiyana Prambudi mengatakan, setidaknya sebanyak 40 anggota dari Batalyon Zikon diturunkan untuk membantu memperbaiki kerusakan.
“Nanti, akan ditambah lagi 35 anggota,” kata Herdiyana, di Palembang.
Menurut Herdiyana, mereka diperintahkan langsung oleh Pangdam II Sriwijaya ketika mendapatkan kabar jika Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang akan digunakan sebagai salah satu fasilitas Asian Games mengalami kerusakan akibat kerusuhan suporter saat Sriwijaya FC Vs Arema FC pada Sabtu (21/7/2018) lalu.
"Panglima langsung menelpon Gubernur, apa yang perlu dibantu. Sehingga kami diperintahkan untuk membantu perbaikan, kalau yang rusak ringan, langsung dibaut saja. Tapi yang parah dipisahkan untuk diganti," ujarnya.
Diketahui, pertemuan Sriwijaya FC melawan Arema FC yang berlangsung di stadion Glora Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan berakhir ricuh, Sabtu (21/7/2018).
Kericuhan itu bermula saat Sriwijaya FC dibantai tim tamu dengan skor 3-0 pada menit akhir babak kedua. Kejadian itu diduga lantaran para suporter kecewa atas kekalahan serta banyaknya pemain inti yang hengkang.
Para supporter yang mengamuk itupun langsung melucuti kursi stadion dan melemparkannya ke arah petugas polisi yang sedang berjaga. [Andhiko Tungga Alam]
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim