Suara.com - Pemain sayap Persib Bandung Febri Hariyadi berharap timnya bisa menjadi juara Liga 1 2018. Guna menggapai sukses itu, Febri pun mengajak rekan setimnya untuk bekerja lebih keras dengan menjaga konsistensi permainan pada putaran kedua Liga 1.
"Kita harus lebih keras lagi bekerja dalam menghadapi putaran kedua Liga 1 2018 untuk menggapai prestasi sebagai juara," kata Febri di Bandung, Rabu (1/8/2018) seperti dilansir Antara.
Saat ini, Persib berada di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 32 poin. Posisi Persib semakin kokoh di klasemen setelah menang 3-2 atas PS TIRA dalam laga terakhirnya pada putaran pertama Liga 1.
Di putaran kedua, Febri memprediksi persaingan perebutan gelar juara akan semakin sengit, sebab tim-tim lain pasti mempersiapkan diri lebih baik lagi agar bisa bermain maksimal dan memperbaiki posisi pada akhir kompetisi.
Febri pun membocorkan rahasia yang membuat Persib Bandung bisa tampil apik dan menjadi pemuncak klasemen pada akhir paruh musim Liga 1 2018. Permainan solid tim di lapangan menjadi kuncinya.
"Kerja sama tim cukup bagus dan efektif. Itu membuat Persib juara paruh musim. Mudah-mudahan kita bisa juara di akhir musim kompetisi nanti," ujar Febri.
Febri merupakan pilar utama Persib. Ia selalu jadi pilihan utama pelatih Mario Gomez jika tidak mengalami cedera, akumulasi kartu, atau dipanggil memperkuat tim nasional (Timnas) Indonesia.
Saat ini, Febri sedang bergabung dengan Timnas U-23 yang akan berlaga di Asian Games 2018. Timnas sedang melakukan persiapan akhir agar bisa tampil maksimal di ajang tersebut.
"Kami sedang mempersiapkan, baik dari fisik maupun mental untuk menghadapi Asian Games. Karena kita tahu lawan yang akan kita hadapi nanti cukup bagus. Jadi kita harus siap untuk itu," kata Febri.
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
-
Kurzawa dan Castel Belum Nyetel, Pelatih Persib Minta Bobotoh Bersabar Usai Kekalahan di Thailand
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan