Suara.com - Timnas U-16 Malaysia akhirnya merebut posisi ketiga Piala AFF-U16 setelah mengalahkan Myanmar 1-0 dalam pertandingan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). Gol tunggal Malaysia diciptakan oleh Alif Daniel Abdul Aziz di menit ke-78.
Pada menit awal perebutan juara 3 dan 4 Myanmar lebih menguasai jalannya pertandingan, beberapa kali kesempatan didapatkan Myanmar untuk mengungguli Malaysia.
Menit ke-11 Myanmar memiliki kesempatan untuk unggul lebih dulu setelah Zaw Win Thein yang melakukan aksi individu dari sisi kanan gawang Malaysia. Tetapi tendangan yang dilakukan masih membentur kiper Malaysia Abdul Alim.
Kemudian di menit ke-17 Myanmar mendapat peluang lewat tendangan bebas. Tetapi skema tendangan bebas yang dilakukan masih bisa dipatahkan kiper Malaysia.
Lagi-lagi Myanmar berkesempatan unggul, di menit ke 24 Way Yan Soe berhasil melewati pemain belakang Malaysia. Tanpa pikir panjang langsung melakukan tendangan voli, namun bola melayang tipis di atas mistar gawang Malaysia. Kedudukan tetap 0-0.
Giliran Malaysia mendapatkan tendangan bebas di menit ke 35. Peluang menciptakan gol dilakukan Muhammad Azrul namun tendangannya masih melenceng jauh di atas gawang Myanmar.
Dua menit perpanjangan waktu babak pertama belum bisa dimanfaatkan kedua tim untuk mengubah kedudukan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tidak banyak perubahan serangan yang dilakukan kedua tim. Malahan, Malaysia lebih mendominasi permainan pada sepuluh menit awal babak kedua.
Memasuki menit ke 60 permainan kedua tim belum terlihat menggebu-gebu. Upaya penetrasi yang dilakukan masing-masing tim masih bisa dipatahkan hingga belum mengubah skor perebutan juara 3 dan 4 ini.
Baca Juga: Sriwijaya FC Vs Madura United: Menang Tipis MU Tempel Persib
Menjelang akhir pertandingan di menit ke 78, Malaysia akhirnya berhasil menciptakan gol lewat aksi individu Alif Daniel Abdul Aziz. Skor 1-0 untuk kemenangan Malaysia bertahan hingga laga usai. (Antara)
Berita Terkait
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Bertemu Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Putra Bojan Hodak Dipanggil Timnas Malaysia, Luka Jordy Siap Kasih Kejutan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia