Suara.com - Kemenangan kembali diraih Bali United di ajang Liga 1. Menjamu Persela Lamongan di pekan ke-21, tim besutan Widodo C Putro berhasil mengamankan tiga poin.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (11/9/2018), tidak dibutuhkan waktu lama bagi Serdadu Tridatu untuk mengubah kedudukan. Lima menit bola bergulir, Ilija Spasojevic berhasil membawa tuan rumah memimpin.
Tertinggal satu gol di awal pertandingan, Persela langsung bereaksi. Meski kalah dalam dominasi penguasaan bola, anak-anak asuh Aji Santoso mencoba memaksimalkan setiap peluang yang didapat untuk melancarkan serangan kilat.
Alhasil, memasuki menit 28, papan skor berubah menjadi 1-1. Wallece Costa adalah pemain yang membuat kedudukan kembali imbang.
Akan tetapi keberhasilan Persela menyeimbangkan papan skor tidak berlangsung lama. Tiga menit berselang, wasit menunjuk titik penalti bagi Bali United. Nick van der Velden yang maju sebagai eksekutor pun dengan penuh percaya diri kembali membawa Serdadu Tridatu memimpin 2-1.
Jalannya pertandingan semakin sengit. Persela yang tak ingin kehilangan poin di laga tandang berulang kali melancarkan tekanan. Jelang turun minum, Fahmi Al-Ayyubi membuat publik stadion Kapten I Wayan Dipta terdiam. Golnya di menit 41 menutup babak pertama menjadi 2-2.
Di babak kedua, perubahan strategi yang dilakukan Widodo berhasil membuat barisan pertahanan Persela kembali keteteran. Di menit 66, peluang emas lewat titik penalti kembali didapat tuan rumah.
Kali ini, Melvin Platje yang maju sebagai algojo tidak mensia-siakan peluang tersebut untuk mengunci kemenangan Serdadu Tridatu. Skor 3-2 bertahan hingga laga usai.
Dengan tambahan tiga poin, Bali United beranjak ke posisi dua klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 35 poin. Sementara Persela Lamongan yang menelan kekalahan ketujuhnya di musim ini gagal beranjak dari papan tengah klasemen. Tim besutan Aji Santoso tertahan di posisi 10 dengan koleksi 28 poin.
Baca Juga: Teriak Minta Tolong, Tangan Salma Disayat-sayat Perampok
Berita Terkait
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan