Suara.com - Debut Kurniawan Dwi Yulianto sebagai asisten pelatih tim nasional Indonesia berakhir sukses. Menghadapi Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (11/9/2018), Indonesia menang tipis dengan skor 1-0.
Kurniawan ditunjuk oleh PSSI untuk mendampingi Bima Sakti menukangi skuat Garuda. Keduanya diberi tugas memimpin Boaz Solossa dan kawan-kawan hingga Luis Milla memberi jawaban.
Sebagaimana diketahui, PSSI memperpanjang kontrak Luis Milla selama satu tahun. Namun, belum ada jawaban dari pelatih asal Spanyol tersebut.
Ditunjuk mendampingi Bima Sakti, Kurniawan mengaku sangat bangga.
"Ini penghargaan yang luar biasa buat saya. Karena tim nasional adalah segala-galanya buat saya," kata Kurniawan dalam jumpa pers usai pertandingan.
Namun, eks pemain Persija Jakarta itu belum berpikir dirinya bisa menggantikan Luis Milla. Akan tetapi jika dirinya diberikan kepercayaan, mantan penggawa timnas Indonesia itu siap menerima tugas.
"Saya belum terpikirkan. Tapi buat saya kalau ada panggilan tim nasional apapun bentuknya saya siap. Waktu jadi pemain saya pernah gagal membawa gelar. Saya akan berusaha belajar di pelatih ini," jelasnya.
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
-
Bangladesh Belum Tentu Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Yunus Nusi: Masih Dinamis
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil