Suara.com - Hari yang ditunggu-tunggu Philippe Coutinho segera tiba. Setelah absen berlaga di Liga Champions di setengah musim lalu, Selasa (18/9/2018), pemain asal Brasil itu akan melakoni debutnya bersama Barcelona di kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Sebagaimana diketahui, musim lalu Coutinho tidak bisa turun membela Barcelona di Liga Champions. Alasanya, karena nama Coutinho sudah terdaftar di awal musim bersama Liverpool.
Coutinho merapat ke Camp Nou di bursa transfer musim dingin 2017/18. Pada 6 Januari 2018, pemain 26 tahun meneken kontrak berdurasi lima musim dengan nilai transfer 105 juta pound.
Musim lalu, Coutinho turun di 18 pertandingan La Liga bersama Barcelona. Dari 18 pertandingan itu, mantan penggawa Liverpool hanya enam kali bermain penuh di 90 menit pertandingan. Sedangkan sisanya, dua kali sebagai pemain pengganti dan 10 kali digantikan. Delapan gol disumbang Coutinho yang turut mengantar Barcelona menjuarai La Liga.
"Saya senang akan melakoni debut bersama Barcelona di Liga Champions setelah musim lalu saya tidak bisa bermain (di Liga Champions)," ujar Coutinho dilansir dari akun barcatimes.
"Ini akan menjadi malam istimewa. Saya sudah tidak sabar."
"Barcelona selalu berusaha untuk bisa bersaing memperebutkan gelar di semua kompetisi. UCL (Liga Champions) adalah turnamen terbesar dan kami menginginkan hasil bagus."
"Keinginan memenangkan Liga Champions selalu besar, baik dari kami (pemain) dan fans," pungkasnya.
Gantikan Iniesta sebagai pemain 'cerdas' di lini tengah
Baca Juga: Maruf Amin Pastikan Akan Hijrah Jika Terpilih Jadi Wapres
Melakoni debutnya di Liga Champions bersama Barcelona, tugas berat menanti Coutinho. Di laga kontra PSV Eindhoven yang akan digelar di Camp Nou, Coutinho diberi tugas untuk menggantikan peran pemain legendaris Barcelona yang hengkang ke Jepang di akhir musim lalu, Andres Iniesta.
Sebagaimana diprediksi banyak pihak, Barcelona ngotot memboyong Coutinho dari Liverpool karena klub Catalonia itu memang membutuhkan sosok pengganti Iniesta.
Upaya Barcelona sejak akhir musim 2016/17 sempat menemui jalan buntu dengan tiga kali penolakan mentah-mentah Liverpool. Hingga akhirnya di paruh musim 2017/18, Liverpool menyerah dan mengikuti keinginan Coutinho merapat ke Camp Nou.
Di laga debutnya bersama Barcelona pada 25 Januari 2018, Coutinho turun sebagai pengganti Iniesta di menit 68, di perempat final Copa del Rey kontra Espanyol. Di laga-laga berikutnya, Coutinho pun lebih banyak mengisi lini tengah.
Musim ini, dengan perginya Iniesta, maka satu posisi lini tengah diserahkan kepada gelandang tim Samba itu. Bersama Sergio Busquets dan Ivan Rakitic, tugas berat untuk mengalirkan bola ke lini depan dan membuka peluang bagi trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Ousmane Dembele berada di pundaknya.
"Iniesta adalah seorang jenius. Penggantinya? Perbandingan seperti ini kompleks. Setiap orang memiliki gaya masing-masing dan saya akan mencoba menjadi diri sendiri," ujar Coutinho.
"Dibandingkan dengannya saya merasa terhormat, tapi saya akan menjadi diri sendiri."
"Ketika saya bermain di lini tengah, saya merasa nyaman. Semuannya tergantung pertandingan dan posisi saya berada. Di timnas Brasil, yang terpenting pelatih menempatkan saya di lapangan, dan saya bisa membantu tim," ujar Coutinho menyiratkan dirinya siap menjadi Iniesta baru Blaugrana.
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah