Suara.com - Para pemain Timnas Indonesia U-16 memakai ban hitam pada lengannya saat menghadapi Australia di babak perempat final Piala Asia U-16 2018 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (1/10/2018).
Para pemain mengenakan pita hitam sebagai rasa ikut berduka untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala pada Jumat (28/9/20918). Bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah itu hingga saat ini tercatat dari data BNPB telah memakan korban hingga 832 nyawa.
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini pun telah menyampaikan rasa prihatin dan duka citanya kepada korban gempa di Palu dan Donggala. Kini para pemain timnas Indonesia mengenakan ban hitam di lengannya untuk mengenang para korban gempa.
Pada pertandingan melawan Australia, Timnas Indonesia U-16 bukan hanya mencari tiket lolos ke semifinal. Ini juga menjadi partai penentu untuk meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2019 di Peru.
Pada pertandingan ini, pelatih Fakhri Husaini menurunkan skuat terbaiknya. Mochammad Supriadi, Sutan Zico, dan Bagus Kahfi mengisi line up Garuda Asia.
Sementara Timnas Indonesia U-16 untuk sementara memimpin 1-0 di babak pertama. Gol Timnas Indonesia U-16 ini dicetak Sutan Zico pada menit ke-17.
Berita Terkait
-
Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?
-
Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh
-
Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara
-
Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar