Suara.com - Rabu (3/10/2018), Valencia akan kembali melakoni laga berat di Grup H Liga Champions. Setelah menghadapi Juventus di laga pembuka, kali ini tim besutan Marcelino Garcia Toral akan menghadapi salah satu tim besar Liga Inggris, Manchester United.
Menghadapi United, Marcelino mengaku tidak akan mudah. Apalagi, menurut Marcelino, MU memiliki materi pemain yang lebih merata di semua lini.
"Secara fisik mereka (Manchester United) adalah satu dari tiga tim terkuat di Eropa," kata Marcelino dikutip Scoresway.
"Dengan materi pemain yang dimiliki, mereka berpotensi memainkan berbagai skema menyerang. Bahkan beberapa diantara mereka (pemain) ada yang bernilai lebih dari 70 juta pound."
Meski demikian, kemenangan wajib diraih Valencia dalam laga ini untuk menjaga asa lolos ke fase gugur. Untuk itu, Marcelino pun sudah menyiapkan strategi.
Untuk meredam permainan tim besutan Jose Mourinho, Marcelino akan mengandalkan permainan kolektif. Selain itu, duel antar pemain menjadi bagian dari strategi Marcelino untuk mengatasi barisan pertahanan United yang terkenal kuat.
"Mereka kuat dalam permainan wilayah dan sangat siap untuk bersaing di Liga Premier Inggris dan Liga Champions. Kami akan mencoba mengatasinya dengan permainan kolektif. United kuat dalam bertahan, tapi kami kuat dalam berduel," ujar pelatih 53 tahun.
"Menghadapi Juventus menyadarkan kami akan arti Liga Champions. Jadi kami harus berjuang selama 90 menit."
"Kami harus bermain sempurna untuk menang. Menghadapi klub (MU) dengan salah satu pelatih terbaik di dunia dan investasi besar untuk bermain di kompetisi seperti ini (Liga Champions), pastinya kami berharap menghadapi MU dengan permainan terbaik mereka. Karena kami datang ke sini untuk mengalahkan mereka," tutupnya.
Baca Juga: Diancam Pembunuhan, Dinar Candy Hapus Sindiran Buat Marko Simic
Dikalahkan Juventus 2-0 di pertandingan pertama, Valencia saat ini belum mendulang poin dan menempati posisi tiga di Grup H. Sedangkan MU saat ini berada di puncak klasemen sementara grup dengan tiga poin hasil kemenangan 3-0 atas wakil Swiss, Young Boys, di laga sebelumnya.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman
-
Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami