Suara.com - Pelatih Arsenal, Unai Emery, menilai timnya berhasil mencegah tuan rumah Qarabag FK mengembangkan permainan terbaik mereka dalam laga matchday 2 Grup E Liga Europa 2018/2019. Bermain di Baku Olympic Stadium, Kamis (4/10/2018), The Gunners berhasil menundukkan klub Azerbaijan tersebut dengan skor meyakinkan 3-0.
Emery sendiri melakukan sejumlah rotasi di laga tadi malam. Meski demikian, penampilan tim lapis kedua Arsenal sama sekali tak mengecewakan pelatih asal Spanyol itu.
Dua pemain muda masuk score sheet, yakni Emile Smith Rowe dan Matteo Guendouzi. Sedangkan satu gol Arsenal lainnya di Baku dicetak bek Sokratis Papastathopoulos.
"Kami sebelumnya menganalisa sejumlah pertandingan Qarabag di Eropa dan liga domestik. Mereka bermain baik melawan Sporting Lisbon (di matchday 1 Grup E) dan Atletico Madrid (di fase grup Liga Champions musim lalu). Dua tim itu tak bisa menang lawan mereka," buka Emery seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Secara umum, kami melakukan segala kemampuan demi mencegah mereka mengeluarkan kualitas terbaiknya. Dan kami berhasil. Kredit untuk para pemain yang tampil hari ini, di mana sebagai besar dari mereka tak selalu jadi starter" papar eks pelatih Valencia, Sevilla dan Paris Saint-Germain tersebut.
Kendati demikian, Emery menilai kemenangan atas Qarabag diraih Arsenal setelah melakoni pertandingan yang sulit.
"Pertandingan yang sulit meski skornya cukup telak. Semua pertandingan penting bagi kami. Kami melakoni laga tandang menghadapi lawan yang kuat," celoteh Emery.
"Qarabag adalah tim yang berambisi dan kami harus berusaha keras dalam pertandingan. Pun demikian, pada akhirnya hasil yang diinginkan bisa kami raih," tandasnya.
Baca Juga: AC Milan Hajar Olympiakos, Gattuso Belum Sepenuhnya Puas
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Sesalkan Hasil Imbang Lawan Nottingham Forest, Kini Terpaut 7 Poin dengan Arsenal
-
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal
-
Menang 1-0 atas Brighton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Mikel Arteta Waspadai Brighton, Ingin Arsenal Dominasi Permainan
-
3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Paul Scholes Semprot Carrick Usai MU Tumbang dari Newcastle: 4 Laga Main Buruk!
-
Dewa United Tantang Manila Digger, Ricky Kambuaya Optimis Taklukan Lapangan Sintetis
-
Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik
-
Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis
-
Rivaldo Pakpahan Bungkam JIS, Tahan Persija 2-2 lalu Kirim Pesan Menyentuh untuk The Jakmania
-
Michael Carrick Beri Kode Keras Manchester United Segera Berburu Winger Kiri Baru
-
Joe Hart Ungkap Makna Tato Hitam Pekat yang Jadi Baju Zirahnya
-
Ricky Kambuaya Percaya Diri Hadapi Manila Digger, Yakin Dewa United Bisa Menang di Filipina