Suara.com - Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low mengakui timnya kehilangan rasa percaya diri setelah menelan enam kekalahan dari 10 pertandingan mereka di semua ajang.
Masih segar dalam memori performa hancur lebur Jerman, yang berstatus juara bertahan, di Piala Dunia 2018 lalu di mana mereka tersingkir di fase grup.
Dan yang teranyar, Die Mannschaft -julukan Timnas Jerman dipermalukan 0-3 oleh tuan rumah Belanda di Amsterdam ArenA, Minggu (14/10/2018) dini hari WIB, pada laga Grup 1 Liga A UEFA Nations League.
Ya, setelah performa buruk di Piala Dunia, Jerman ternyata belum bangkit sepenuhnya. "Ini bukan cuma soal mengonversi peluang. Kami bermain oke hingga kami kebobolan dan tidak menggunakan kesempatan kami," kilah Low, mengomentari kekalahan dari Belanda seperti dilansir Goal Intl.
"Setelah kebobolan, Anda bisa melihat bahwa hasil belakangan ini berujung pada minimnya kepercayaan diri," ungkap pelatih bergaya flamboyan tersebut.
"Mengapa kami tak mencetak gol? Ini sulit dijawab, kami jelas punya peluang emas. Jika kami kalah 1-0, ini bisa diterima, tetapi hancur seperti ini di sepuluh menit terakhir bukanlah pertanda bagus," tandas Low.
Seperti diketahui, Jerman hanya tertinggal 0-1 sampai menit 86 menit pertandingan setelah kebobolan gol Virgil van Dijk di menit 30.
Namun, gol-gol dari Memphis Depay dan Gini Wijnaldum di menit-menit terakhir membuat Jerman harus pulang dari lawatan ke Amsterdam dengan tangan hampa plus kekalahan memalukan.
Berita Terkait
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Bek Incaran PSG Tolak Permintaan Ortu Bela Timnas Indonesia
-
Sudah Lancar Bahasa Indonesia, Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?