Suara.com - Pelatih tim nasional Uni Emirat Arab (UEA) U-19 Batteli Ludovic dan pelatih timnas Qatar U-19 Bruno Pinheiro mengaku tak ingin meremehkan lawan-lawan yang akan dihadapi di Grupa A Piala Asian U-19 2018, termasuk timnas Indonesia U-19. Hal itu diungkapkan keduanya dalam jumpa pers yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (17/10/2018).
Seperti diketahui, empat tim menghuni Grup A Piala Asia U-19 2018. Empat tim tersebut adalah tuan rumah Indonesia, UEA, Qatar dan Taiwan. Semua pertandingan penyisihan Grup A akan digelar di SUGBK.
Di laga pembuka Grup A, Kamis (18/10/2018), Qatar akan berhadapan dengan UEA. Setelah itu, Indonesia akan mengawali kiprahnya kontra Taiwan.
Batteli Ludovic mengaku sudah menganalisis kekuatan dan kelemahan masing-masing lawan di grup A. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan, Ludovic menambahkan jika penghuni Grup A memiliki kekuatan setara.
"Berpikir bahwa salah satu tim bagus, dan yang lain tidak, itu bukan pola pikir yang benar. Saya menghormati semua tim, begitu pula para pemain saya harus menghormati setiap lawannya," ujar Batteli Ludovic dalam konferensi pers AFC U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Menurut Batteli setiap tim memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga ada banyak cara juga untuk meraih kemenangan, termasuk saat menghadapi Qatar U-19 di laga perdana Grup A yang berlangsung besok, Kamis (18/10/2018).
"Persiapan kami tak cuma mengira-ngira. Karena itu bukan cara yang benar, sebab semua tim punya cara yang berbeda-beda jadi harus ada cara berbeda juga untuk mengatasi (perlawanan)," ujarnya.
Senada dengan Batteli, Pelatih Qatar U-19 Bruno Pinheiro menyampaikan hal yang sama. Pinheiro mengatakan tak ingin memandang rendah bakal lawannya di Grup A.
Setiap tim, menurut Pinheiro, akan berjuang mati-matian demi lolos grup. Baginya, yang terpenting adalah waspada dan bermain sebaik mungkin.
Baca Juga: Pelatih Qatar U-19 Sebut Indonesia Bisa Menggelar Piala Dunia
"Saya sudah amati dengan sebaik mungkin, semua aspek dari individu hingga aspek tim dan saya berpikir semua tim di grup ini kekuatannya sama. Saya tak mau spesifikiasi siapa yang paling kuat, saya pikir semua tim punya kesempatan yang sama (untuk menang," tukasnya.
Piala AFC U-19 2018 akan berlangsung dari 18 Oktober hingga 4 November 2018 di tiga kota berbeda yakni Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno), Bekasi (Stadion Patriot Chandrabhaga), dan Bogor (Stadion Pakansari).
16 Tim Nasional U-19 se-Asia akan berjibaku dalam turnamen yang juga menjadi ajang kualifikasi lolos ke Piala Dunia U-20 2019 yang akan berlangsung di Polandia pada 23 Mei hingga 15 Juni 2019 mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Bambang Pamungkas Klaim Persija Sudah Kantongi Izin Jamu Persib di SUGBK
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan