Suara.com - Borneo FC berhasil mengamankan tiga poin setelah melibas Bhayangkara FC dengan skor 3-0 pada lanjutan Liga 1 2018. Matias Conti menjadi bintang kemenangan Borneo FC setelah mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut.
Pada pertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (29/10/2018), penyerang asal Argentina tersebut berhasil menciptakan trigol pertamanya di kancah kompetisi tertinggi di Indonesia bersama tim berjuluk "Pesut Etam".
Conti berhasil memecahkan kebuntuan gol skuatnya, melalui eksekusi penalti di penghujung laga babak pertama. Memasuki babak kedua, penyerang Conti semakin menggila dan berhasil menambah koleksi dua gol pada menit 46 dan 57.
Skor 3-0 tak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang. Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic mengaku puas dengan penampilan para pemainnya yang telah menunjukkan semangat tinggi sepanjang pertandingan.
"Hasil ini sebagai modal utama bagi para pemain menghadapi enam pertandingan yang masih tersisa," kata Dejan usai pertandingan seperti dilansir Antara.
Kehilangan empat pemain inti seperti Wahyudi Hamisi, Tijani Belaid, Abdul Rachman, dan Achmad Hisyam Tolle membuat penampilan tim asal Samarinda itu kurang menggigit.
Beruntung tim Pesut Etam mampu memimpin di penghujung babak pertama. "Kami harus maksimalkan materi pemain yang ada. tanpa empat pemain itu sulit buat kami, apalagi Sultan menit 10 mengalami cedera," ungkap Dejan.
Sementara itu, kiper Borneo FC Muhammad Ridho berharap hasil ini memotivasi timnya untuk mencuri poin maksimal di laga selanjutmya kontra PSMS Medan.
Borneo FC tak punya banyak waktu menikmati kemenangan dan harus fokus menatap laga selanjutnya. "Kita harus lebih fokus. Melawan PSMS kita jangan lengah," kata Ridho.
Kiper asal Pekalongan ini mendedikasikan kemenangan timnya untuk Pusamania yang selalu mendukung Borneo FC apapun hasilnya.
"Saya berpesan untuk Pusamania. Dukung kita sepenuh hati pasti kita akan berjuang sepenuh hati juga buat tim ini," ungkap Ridho.
Hasil kemenangan ini menempatkan Borneo FC di posisi keenam klasemen sementara Liga 1 2018 dengan 42 poin. Sedangkan Bhayangkara FC bertahan di peringkat 4 dengan 43 poin.
Berita Terkait
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan