Suara.com - Timnas Indonesia bersiap mengikuti Piala AFF 2018 pada 8 November-15 Desember mendatang. Sebanyak 23 pemain telah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
Sebagian besar penggawa Merah Putih yang dipanggil merupakan 'lulusan' skuat Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 lalu.
Hanya beberapa pemain senior yang dipanggil untuk menambah kekuatan skuat Garuda. Diantaranya Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta) dan Alberto "Beto" Goncalves (Sriwijaya FC).
Dari nama-nama yang dipanggil ke Timnas Indonesia, tidak ada Boaz Solossa yang notabene kapten Timnas Indonesia di perhelatan Piala AFF sebelumnya, tahun 2016.
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti mengatakan, pemanggilan 23 pemain yang dilakukannya sudah sesuai dengan kebutuhan tim.
"Ya, seperti yang saya bilang komposisi besar di sini itu pemain Asian Games kemarin. Saya pikir masyarakat kita suka gaya main Luis Milla. Ya, makanya kita bawa di AFF ini," kata Bima di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (2/11/2018).
"Boaz bagus, sebenarnya kita butuhkan juga. Tapi, kita sekarang ada Beto. Saya kira masuk dan tidak masuk itu siklus yang biasa di dalam sepakbola. Bukan berarti tidak bagus, tapi kebutuhan yang di dalam tim ini," jelasnya.
Tidak dipanggilnya Boaz itu berarti tidak ada pemain asal Papua di skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.
Bima Sakti pun membantah jika dirinya disebut anti-pemain asal Papua.
Baca Juga: Diduga Aniaya AR, Saddil Terancam Dicoret dari Timnas Indonesia
"Asian Games kemarin juga enggak ada yah (pemain asal Papua), kenapa baru dipermasalahkan sekarang? Bukan saya anti-pemain Papua, tapi memang pilihan," Bima menegaskan.
Pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia tergabung di Grup B. Di penyisiuhan Hansamu Yama dan kawan-kawan bakal beradu kuat melawan Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.
Berita Terkait
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan