Suara.com - Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti memiliki kenangan tersendiri terhadap sosok Fandi Ahmad yang merupakan juru taktik Singapura. Keduanya pernah bentrok sebagai pemain pada ajang SEA Games 1997 di Jakarta.
Saat itu, Bima Sakti mengaku kecolongan mengawal Fandi Ahmad. Sundulan kerasnya membuat Indonesia kebobolan, meski skuat Garuda memenangi pertandingan dengan skor 2-1.
Kini, Bima akan kembali melawan Fandi Ahmad. Bukan sebagai pemain namun, pelatih tim nasional masing-masing di Piala AFF 2018.
Kedua tim akan berlaga di Stadion Nasional Singapura, Jumat (9/11/2018). Ini menjadi laga perdana kedua tim di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018.
"Saya sempat main dengan beliau tahun 1997, bahkan saya sempat kecolongan lewat heading dia gol ke gawang Indonesia. Kita menang 2-1 waktu itu di SEA Games Jakarta 1997," kata Bima di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (6/11/2018).
"Kemarin sempat ketemu juga waktu uji coba timnas di Indonesia U-23 di Singapura. Kita sudah liat cara main mereka dan karakter pelatih bisa menjadi gambaran timnya akan seperti apa," tambahnya.
Selain melawan Singapura, Indonesia akan menghadapi Thailand, Filipina, dan Timor Leste di babak penyisihan Grup B.
Berita Terkait
-
Luke Vickery, Pemain Keturunan Calon Kuat Striker Anyar Timnas Indonesia
-
Fakta Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Muat Diisi Seluruh Warga Saint Kitts and Nevis
-
Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Disidak Persiapannya
-
Timnas Indonesia Krisis Ketajaman, Ole Romeny Jadi 'Tulang Punggung' Lagi?
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Luke Vickery, Pemain Keturunan Calon Kuat Striker Anyar Timnas Indonesia
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Fakta Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Muat Diisi Seluruh Warga Saint Kitts and Nevis