- Timnas Indonesia kalah dari Vietnam di Grup A Piala ASEAN 2026 pada hari Senin di Stadion Pakansari.
- Pelatih John Herdman meminta maaf kepada suporter dan menegaskan tim harus segera bangkit untuk menghadapi Singapura.
- Indonesia wajib memenangkan pertandingan terakhir melawan Singapura demi mengamankan peluang lolos ke babak semifinal.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah timnya menelan kekalahan telak dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala ASEAN 2026.
Ia menegaskan skuad Garuda harus segera bangkit karena masih memiliki peluang untuk melaju ke babak semifinal.
Hasil tersebut membuat posisi Indonesia di klasemen Grup A belum sepenuhnya aman.
Nasib skuad Garuda kini akan ditentukan pada pertandingan terakhir melawan Singapura.
Herdman mengakui Vietnam tampil lebih baik sepanjang pertandingan, terutama dari sisi taktik.
Menurutnya, kekalahan itu menjadi pelajaran penting yang harus segera dievaluasi oleh seluruh tim.
"Secara taktis, mereka lebih baik. Sebagai seorang pelatih, Anda harus belajar dengan cepat di pekerjaan ini, sangat cepat. Dan kita punya pertandingan yang akan datang dengan sangat cepat di Singapura," kata John Herdman dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih asal Kanada itu menilai timnya tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan.
Jadwal pertandingan yang padat membuat Indonesia harus segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya.
Baca Juga: Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
"Kita kalah, kita belajar, kita akan merasa frustrasi dan marah untuk waktu yang singkat. Tapi kita harus membuat tim ini kembali fokus sekarang. Kita masih berjuang. Penggemar kami masih berjuang bersama kami," tegasnya.
Herdman memastikan Timnas Indonesia akan datang ke Singapura dengan target meraih kemenangan.
Tiga poin menjadi kebutuhan utama Garuda untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.
"Kita pergi ke Singapura dengan pola pikir yang sangat jelas bahwa kita harus memenangkan pertandingan sepak bola. Ini adalah babak grup."
"Bukan posisi yang kita inginkan. Tapi inilah takdir yang diberikan kepada kita dan kita akan pergi ke sana dengan segala kemampuan yang kita miliki," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Herdman juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang terus memberikan dukungan hingga peluit panjang berbunyi.
Ia mengaku dukungan tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk segera bangkit.
"Jadi sekali lagi, kepada para penggemar, saya meminta maaf malam ini. Mereka luar biasa, benar-benar luar biasa, mereka mendukung kami sampai akhir. Kami akan bangkit kembali, kami harus. Masih ada satu pertandingan lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan