Suara.com - Timnas Indonesia hari ini, Jumat 9 Oktober 2018 akan memulai laga penyisihan di ajang Piala AFF 2018. Timnas Singapura akan menjadi lawan perdana tim di bawah kapten Hansamu Yama ini. Seberapa besar peluang timnas Garuda lolos?
Merujuk catatan sejarah, sepak terjang skuat Garuda di ajang dua tahunan ini terbilang apik. Mereka tercatat telah lolos ke babak final sebanyak lima kali.
Meski begitu, yang menjadi pertanyaan besar adalah mereka sama sekali belum mencicipi gelar juara meski lolos ke babak final sebanyak lima kali. Ada apa dengan Timnas Indoneia di babak final Piala AFF? Apakah Timnas Indonesia kali ini mampu lolos lagi ke final dan juarai Piala AFF 2018?
Seperti ulasan Bolatimes.com, Timnas Indonesia telah mengikuti ajang Piala AFF sebanyak 11 kali sejak kompetisi masih bernama Piala Tiger. Dari 11 kali keikutsertaan tim Merah-Putih, mereka belum pernah merasakan gelar juara. Pencapaian terbaik Indonesia hanya finis sebagai runner-up sebanyak lima kali.
Timnas Indonesia pertama kali lolos ke babak final Piala AFF pada edisi 2000. Pada saat itu Indonesia langsung berhadapan dengan Thailand yang telah mengoleksi satu gelar juara.
Pada laga final yang berlangsung di Stadion Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Timnas Indonesia takluk dengan skor telak 1-4 dari tim Gajah Perang.
Pada gelaran Piala AFF selanjutnya edisi 2002, Timnas Indonesia kembali lolos ke final dan berhadapan kembali dengan Thailand. Tetapi, mereka lagi-lagi kalah. Timnas Indonesia tumbang 2-4 lewat drama adu penalti.
Begitu juga dengan tiga final selanjutnya pada tahun 2004, 2010, dan 2016. Pada final 2004 mereka kalah di dua leg pertandingan melawan Singapura. Leg pertama Indonesia kalah 1-3 di Jakarta dan 1-2 di pada leg kedua di Stadion Nasional Singapura.
Pada final tahun 2010, Timnas Indonesia yang dibesut oleh Alfred Riedl keok dari Malaysia. Skuat Garuda kalah 0-3 di leg pertama dan unggul 2-1 di leg kedua. Meski begitu, kemenangan di leg kedua itu belum cukup untuk membawa Timnas Indonesia menjadi juara.
Terakhir pada tahun 2016, Timnas Indonesia harus kembali berhadapan dengan Thailand yang sempat mereka hadapi di babak penyisihan grup. Pada final leg pertama, Indonesia membuat langkah bagus dengan memetik kemenangan 2-1. Namun sayang, mereka tumbang 2-0 dari Thailand di leg kedua.
Hasil itu pun membuat Timnas Indonesia untuk kelima kalinya harus mengubur impian menjadi juara Piala AFF dan finis di posisi runner-up sebanyak lima kali.
Melihat catatan tersebut, tentu jadi pertanyaan besar kenapa Timnas Indonesia belum mampu menjuarai Piala AFF?
Pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Filipina, Singapura, Thailand, dan Timor Leste. Skuat yang ditangani oleh Bima Sakti Tukiman ini akan mengawali langkahnya di Piala AFF 2018 dengan menghadapi Singapura pada Jumat (9/11/2018).
Melihat lawan-lawan Indonesia di Grup B ini tentu terbilang tak mudah. Terlebih Indonesia tergabung dengan Thailand yang memiliki rekor beberapa kali pernah mengalahkan skuat Garuda.
Namun, Timnas Indonesia mempunyai modal untuk menjuarai Piala AFF 2018. Performa apik mereka di Asian Games 2018 akan menjadi modal besar. Dari laga uji coba Internasional yang dilakoni Skuat Garuda pun terbilang bagus. Di bawah besutan Bima Sakti Indonesia urung mengalami kekalahan.
Selain itu, kualitas Timnas Indonesia dari semua usia juga tengah mengalami peningkatan. Hal ini diyakini akan menular ke Timnas Indonesia senior.
Apakah Timnas Indonesia mampu lolos ke final dan menjuarai Piala AFF 2018? Patut untuk ditunggu!
Ulasan lain Bolatimes.com selengkapnya
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia
-
4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
-
The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan