Suara.com - Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri mengaku sangat gusar dengan lambatnya permainan para pemainnya di 25 menit pertama laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019 kontra Everton, Minggu (11/11/2018) malam WIB. Chelsea memang akhirnya ditahan imbang oleh The Toffees dengan skor 0-0 di Stamford Bridge.
"Sejujurnya, saya tidak suka dengan 25 menit pertama. Kami gagal mencetak gol, kami ditahan imbang 0-0," buka Sarri sebagaimana dilansir laman resmi Chelsea.
"Sama seperti lawan Crystal Palace (pada laga pekan ke-11 di mana Chelsea menang di Stamford Bridge), kami memulai pertandingan dengan lambat. Sulit bagi kami menciptakan peluang berbahaya dan mudah bagi Everton untuk menggalang pertahanan," ujar pelatih asal Italia itu menambahkan.
Kendati demikian, Sarri menilai timnya mulai tampil sedikit lebih baik di menit-menit akhir babak pertama dan 40 menit awal babak kedua.
"Kami sedikit kurang beruntung. Tentu saja kami kecewa berat, namun kami tetap menuju ke arah yang tepat," kata Sarri.
Sarri juga mengakui timnya tak cukup tajam di lini depan dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang, dan hal itu sudah disampaikannya kepada para pemain.
"Saat ini mungkin itu sedikit masalah, kami harus berhati-hati," tukasnya.
Tambahan satu poin membuat Chelsea harus rela turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris 2018/2019 dengan raihan 28 poin dari 12 laga, di bawah pemuncak klasemen Manchester City (32 poin) dan Liverpool (30 poin) di urutan kedua.
Baca Juga: Man United Keok (Lagi), Mourinho Hindari Bicara soal Kans Juara
Berita Terkait
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026