Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy berbicara soal laga pamungkas Timnas Indonesia dan Filipina di Grup B Piala AFF 2018. Menurutnya, laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, pada (25/1/2018), bakal berlangsung menarik.
Simon mengatakan bahwa Timnas Indonesia punya kans untuk memenangi laga tersebut. Sebab, tim besutan Bima Sakti akan bermain di SUGBK yang tentunya akan mendapatkan dukungan penuh para suporter Garuda.
Terkait hal tersebut, Simon memiliki sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Saat masih menukangi timnas Filipina, Simon dikalahkan Indonesia 0-1 di hadapan puluhan ribu suporter yang ada di SUGBK.
"Kalau satu lawan satu antara Sven-Goran Eriksson dan Bima Sakti itu akan menarik. Tapi ini merupakan permainan tim dan hanya melihat pertandingan saja. Yang akan bermain itu kedua tim," kata Simon.
"Indonesia bisa saja diuntungkan dengan 80 ribu suporter yang mendukung mereka di SUGBK. Jika stadion terisi penuh, pemain pasti akan bermain dengan motivasi penuh," ujarnya.
Pelatih asal Skotlandia itu juga mengatakan atmosfer SUGBK merupakan yang terbaik untuk mengintimidasi lawan. Suporter yang memenuhi stadion mampu mengangkat motivasi pemain timnas Indonesia.
"Keuntungan Indonesia adalah atmosfer dari SUGBK. Kalau mereka bermain di PTIK mungkin hanya dua tim saling bermain, tapi kalau di SUGBK itu sangat mengintimidasi sekali karena saya pernah mengalami hal tersebut," pungkasnya.
Akan tetapi, peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2018 cukup berat. Timnas Indonesia harus mengalahkan Filipina dan bergantung pada tim lainnya jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Baca Juga: 4 Pemain Persib Bandung Diterpa Isu Pengaturan Skor Liga 1
Berita Terkait
-
Gemilang di Fortuna Sittard, Justin Hubner Disebut Layak Gabung Klub Peraih Trofi Liga Champions
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Bung Ropan Puji Kualitas Jay Idzes yang Tak Tergantikan di Italia Sebelum Bela Timnas Indonesia
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menang 1-0 atas Brighton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Gemilang di Fortuna Sittard, Justin Hubner Disebut Layak Gabung Klub Peraih Trofi Liga Champions
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga