Suara.com - Manajemen Persib Bandung telah menggelar pertemuan untuk menyelesaikan masalah tudingan pengaturan skor yang melibatkan pemain Persib. Pertemuan itu dihadiri oleh seluruh penggawa Persib dan jajaran pelatih termasuk Roberto Carlos Mario Gomez.
Pertemuan tersebut berlangsung di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018), pagi. Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan bahwa persoalan yang membuat skuat berjulukan Pangeran Biru kehilangan harmonis itu akhirnya dapat diselesaikan.
"Sengaja mengapa kita ngambil langkah seperti ini, sebelum latihan kita datang kesini kumpulkan semua untuk klarifikasi. Sangat sedih, saya percaya pemain yang ada di Persib mereka tidak main-main seperti itu," kata Umuh usai pertemuan itu.
Sebelumnya, media sosial Instagram dan Twitter sempat diramaikan isu tudingan pelatih kepala Persib Roberto Carlos Mario Gomez yang menganggap Supardi Natshir, Ardi Idrus, Ghozali Siregar hingga Eka Ramdhani sengaja membuat Persib kalah 1-0 dari PSMS.
Menurutnya, pangkal permasalahan hanya karena terjadi kesalahpahaman antara pelatih Gomez dengan beberapa penggawa Persib. Dalam pertemuan tersebut pemain dan pelatih melakukan klarifikasi dan diakhiri dengan prosesi maaf memaafkan.
"Tadi semua masalahnya sudah disampaikan dan semuanya sudah saling memaafkan," jelasnya.
Sementara itu, pelatih kepala Persib Mario Gomez membantah semua masalah yang ramai dibincangkan di media sosial terkait Persib. Pelatih asal Argentina itu mengaku sangat percaya dengan kinerja anak asuhnya.
"Pertemuan ini penting saya percaya 200 persen kepada pemain. Saya percaya sama pemain setiap waktu dan tidak ada berita seperti yang tersebar di luar," tukas Mario Gomez.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Era Baru Igor Tolic Dimulai
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu
-
ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan