Suara.com - Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI) harus merogoh kocek tak sedikit untuk mendatangkan legenda sepakbola dunia asal Brasil, Ronaldinho, ke Palembang, Sumatera Selatan.
Kedatangan Ronaldinho untuk meramaikan turnamen sepakbola amatir bertajuk Alex Noerdin Cup, pertengahan April 2019.
Sebelumnya, pihak BASRI berencana mendatangkan legenda Brasil lainnya, Ronaldo. Wacana itu akhirnya batal.
Pasalnya, pihak keluarga mantan bomber Real Madrid dan AC Milan itu khawatir, setelah mendengar kasus tragedi jatuhnya pesawat Lion Air.
"Setelah melalui proses panjang, akhirnya kami pilih Ronaldinho. Mengenai kelengkapan berkas, termasuk paspor juga sudah kita urus. Saya akan ke Kedubes Brasil untuk mengurus proses keberangkatan Ronaldinho ke Indonesia, ke Palembang," kata Ketua Umum BASRI dan juga promotor kegiatan tersebut, Eddy Sofyan, di Palembang, Jumat (23/11/2018).
Menurut Eddy, untuk mendatangkan Ronaldinho, pihaknya mengeluarkan dana berkisar 500 ribu atau berkisar Rp 7 miliar.
"Saya beberapa kali ditugaskan mendatangkan bintang sepakbola dunia. Diego Maradona bayarannya di kisaran 1,2 juta dolar AS, Ruud Gullit 500 ribu dolar AS. Untuk Ronaldinho kira-kira sama banderolnya seperti Ruud Gullit," ungkapnya.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengurus kedatangan sang legenda yang diawali dengan mendatangi Kedutaan Besar Brasil di Indonesia dan imigrasi.
Selanjutnya, ia akan bertolak ke Madrid, Spanyol, untuk mengurus penandatangan kontrak.
Baca Juga: 6 Wakil Indonesia Lolos ke BWF World Tour Finals, Ini Daftarnya
"Fotocopy paspor (Ronaldinho) sudah ada di kita. Minggu depan di Madrid akan dilakukan penandatangan kontrak," tuturnya.
Seperti diketahui, kedatangan Ronaldinho selain dalam rangka kegiatan Alex Noerdin Cup, dia juga akan mengisi coaching clinic bersama 50 anak-anak SSB yang terpilih pada kegiatan Alex Noerdin Cup.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan