Suara.com - Real Madrid pulang dengan tangan hampa tanpa poin dari kandang Eibar. Hal itu menyusul kekalahan telak 0-3 di Stadion Ipurua, Spanyol, Sabtu (24/11/2018) malam WIB.
Kekalahan tersebut jadi yang perdana bagi pelatih Real Madrid, Santiago Solari, sejak menggantikan Julen Lopetegui pada 30 Oktober lalu.
Tuan rumah Eibar langsung berinisiatif melancarkan serangan. Tim papan tengah La Liga Spanyol ini nyaris saja unggul cepat pada menit ketiga. Sayang, tembakan Kike masih dimentahkan tiang gawang.
Dua menit berselang, Gareth Bale berhasil menyarangkan bola ke gawang Eibar. Namun, gol tersebut dianulir lantaran legiun asal Wales itu lebih dulu dalam posisi offside ketika menerima umpan dari Marcelo.
Pada menit 11, Madrid kembali memperoleh peluang emas saat Karim Benzema menerima umpan dari Marco Asensio. Namun, bola sepakannya yang sudah melewati kiper Asier Riesgo berhasil dihalau di garis gawang oleh Cote.
Petaka bagi Real Madrid dimulai pada menit 16. Lewat sebuah serangan balik yang cepat, Gonzalo Escalante menyambar bola rebound hasil tendangan Kike yang gagal dihalau sempurna oleh penjaga gawang Thiabaut Courtois.
Wasit Juan Martinez sempat menonton VAR (video assistant referee) sebelum mengesahkan gol tersebut dan membawa Eibar unggul 1-0 atas Real Madrid.
Skor untuk keunggulan tim besutan Jose Luis Mendilibar tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua baru berjalan tujuh menit, Eibar berhasil menggandakan keunggulan lewat gol Sergi Enrich.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Dani Pedrosa, Si Legenda Tanpa Mahkota
Berawal dari kesalahan Toni Kroos saat melakukan umpan silang di areanya sendiri, bola direbut Marc Cucurella dari kaki Alvaro Odriozola, sebelum dikirimkan kepada Enrich yang melakukan satu sentuhan kecil sebelum menaklukkan Courtois.
Lima menit berselang, mimpi buruk Solari bersama Madrid kian nyata. Umpan silang dari Cucurella berhasil diteruskan oleh Enrich kepada Kike yang tak kesulitan menyarangkan bola ke gawang Courtois.
Unggul tiga gol tak membuat Eibar mengendurkan tekanan. Mereka nyaris mencetak gol keempat jika saja tendangan Fabian Orellana tak mampu diselamatkan oleh Courtois pada menit 62.
Courtois kembali harus berjibaku menahan gempuran bola yang coba masuk ke gawangnya, dengan menghalau tembakan voli pemain pengganti Charles pada menit 77.
Skor 3-0 untuk kemenangan Eibar bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil ini membuat Eibar naik ke posisi ketujuh klasemen sementara La Liga Spanyol, atau satu strip di bawah Real Madrid.
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota