Suara.com - Kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018, membuat posisi Pelatih Bima Sakti tidak aman. PSSI akan melakukan evaluasi terkait kinerja Bima Sakti selama menukangi timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti gagal membawa skuatnya lolos ke semifinal Piala AFF 2018. Hasil imbang melawan Filipina membuat Timnas Indonesia finis di posisi keempat Grup B dengan mengumpulkan 4 poin dari 4 laga.
Kini, PSSI akan melakukan evaluasi atas kinerja Bima Sakti yang habis kontraknya di Piala AFF. Namun PSSI sudah punya target waktu sekitar sebulan untuk memastikan masa depannya atau mencari penggantinya di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
"Paling cepat 20 Desember 2018 (soal pelatih baru timnas). Selambat-lambatnya pada 20 Januari 2019 kami sudah bisa memutuskan," kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono seusai rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Hotel Sultan, Minggu (25/11/2018).
Rencananya, PSSI bakal menggelar evaluasi penuh termasuk terkait kegagalan Timnas Indonesia, pada 7 Desember mendatang. Rapat tersebut membahas segala persoalan yang ada di tubuh PSSI sepanjang tahun ini.
Tidak hanya Bima Sakti, evaluasi juga berlaku kepada pelatih timnas kategori umur lainnya. Oleh sebab itu, seluruh pelatih timnas Indonesia akan diumumkan paling cepat 20 Desember 2018.
"Saya rasa kita tadi ada timeline untuk membahas semua di rapat kerja itu pada 7 Desember di level departemen-departemen, Kesekjenan," tambahnya.
"Exco akan melakukan rapat terakhir di tahun ini tanggal 20 Desember 2018 karena ada urusannya dengan proyeksi tahun 2019."
"Misalnya pelatih di masing-masing kelompok umur siapa dan seterusnya. Jadi (evaluasi) etape pertama saya rasa selesai di tanggal 5 atau 7 Desember ini," pungkasnya.
Baca Juga: Bima Sakti: Wartawan Jangan Takut Kritik Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji