Suara.com - Manajer Bhayangkara FC Sumardji berharap pelatih Simon McMenemy tetap bertahan bersama The Guardian. Namun, Sumardji mempersilahkan pelatih asal Skotlandia ini hengkang jika hal itu memang menjadi keinginannya.
Kontrak McMenemy bersama Bhayangkara FC memang bakal segera habis. Sementara pembicaraan perpanjangan kontraknya pun diakui oleh Sumardji sudah dilakukan, tapi masih dipikirkan oleh sang pelatih.
"Dia memang habis (kontraknya) tahun ini, tergantung dia. Kami berharap dia tetap di Bhayangkara, tapi kalau punya keinginan melatih di luar ya kita persilahkan, tidak apa-apa. Sudah ajak bicara tapi masih dipikirin sama Simon," kata Sumardji saat dihubungi, Kamis (23/12/2018).
Sumardji akan rela melepas McMenemy, meski banyak berjasa buat Bhayangkara FC. Terlebih, jika nantinya benar dia bakal menukangi tim nasional Indonesia.
"Saya dukung, saya yakin kalau dia ngelatih timnas, keyakinan saya timnya akan bagus. Kita tidak nahan untuk kepentingan nasional," tambahnya.
"Kalau pemain kami dipake timnas kita kasihkan berapa saja mereka perlu. Kita tidak akan protes tapi malah senang dan bangga," jelasnya.
Sumardji menambahkan, pihaknya belum menemukan kandidat yang cocok sebagai pengganti Simon jika nantinya dia hengkang. Bhayangkara kini masih menunggu keputusan dari mantan pelatih timnas Filipina itu.
"Belum ada, yang pasti nunggu Simon pasti ke mana baru saya cari. Sementara belum ada, kami nunggu keputusan dia saja," pungkas Sumardji.
Simon McMenemy telah membawa Bhayangkara FC menjadi juara Liga pada musim 2017. Sementara di Liga 1 2018 ini, Bhayangkara FC menyelesaikan kompetisi di posisi tiga dengan mengumpulkan 53 poin dari 34 pertandingannya.
Baca Juga: Jadwal Liga Europa dan Siaran Langsung Nanti Malam
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Jadi Taruhan! Sumardji Minta Timnas Indonesia Hajar Mozambik di GBK
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti