Suara.com - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir turut berduka atas musibah tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018). Hal itu disampaikan Supardi lewat laman resmi klub.
Mewakili rekan-rekan, staf dan manajemen Persib, Supardi berharap mereka yang dilanda musibah diberi ketabahan oleh Allah SWT dan ikhlas menerima apa yang telah terjadi.
"Inna lillahi wainna ilaihi rajiun, saya mewakili tim Persib turut berduka cita atas bencana yang terjadi di wilayah Banten, Selat Sunda dan sekitarnya. Semoga saudara-saudara kita semua diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT," ucap pemain bernomor punggung 22.
"Kita semua berharap tidak ada lagi tsunami susulan di sana. Semoga saudara-saudara kita diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Semoga mereka senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT," sambungnya seperti dimuat Persib.co.id.
Sebagaimana diketahui, gelombang tsunami menerjang wilayah Pandeglang dan Lampung Selatan, Sabtu (22/12/2018) malam. Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Sutopo Purwo Nugroho menyebut tinggi gelombang yang menghantam daerah Tanjung Lesung, daerah terparah yang dihantam tsunami, mencapai lima meter.
Sementara di wilayah Pantai Carita, ketinggian gelombang tsunami mencapai 2 hingga 2,5 meter. Banyak bangunan yang berada di sekitar bibir pantai tersapu habis akibat gelombang tsunami yang diperkirakan mencapai daratan dengan kecepatan 60 kilometer per jam.
Merujuk pada pembaharuan data dari BNPB per Selasa (25/12/2018) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 429 orang meninggal dunia, 1.485 orang mengalami luka-luka, 154 orang dinyatakan hilang dan 16.082 orang mengungsi.
Tag
Berita Terkait
-
Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik
-
Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme
-
Marc Klok: Fokus Pertandingan Selanjutnya!
-
Beckham Putra Jaga Pola Makan selama Ramadan, Hindari Gorengan
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menguak Identitas 2 Pemain Eropa yang Dirumorkan Bakal Bela Timnas Indonesia
-
Gandeng VIDA, Persija Jakarta Go Digital
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven
-
Tiga Tahun Setelah Duel Panas di GBK, Alejandro Garnacho Diam-Diam Unfollow Asnawi Mangkualam
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan
-
Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink