Bola / Bola Dunia
Senin, 15 Juni 2026 | 05:41 WIB
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, tetap tenang meski timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Piala Dunia 2026. [Instagram CBF]
Baca 10 detik
  • Timnas Maroko bermain imbang 1-1 melawan Brasil pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 hari Sabtu.
  • Gol Ismael Saibari sempat membawa Maroko unggul sebelum disamakan oleh Vinicius Junior di babak pertama pertandingan tersebut.
  • Pelatih Mohamed Ouahbi menargetkan Maroko melampaui pencapaian semifinal 2022 dengan menembus partai puncak Piala Dunia 2026 ini.

Suara.com - Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, menegaskan ambisinya membawa tim melampaui pencapaian bersejarah di Piala Dunia 2022 setelah menahan imbang Brasil 1-1 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026, Sabtu.

Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Maroko yang kembali menunjukkan kualitasnya di level tertinggi sepak bola dunia. Menghadapi Brasil yang berstatus juara dunia lima kali, Atlas Lions mampu tampil percaya diri dan memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Maroko bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol Ismael Saibari pada babak pertama. Namun, Brasil berhasil menyamakan kedudukan lewat Vinicius Junior pada menit ke-32.

Usai pertandingan, Ouahbi mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Meski gagal meraih kemenangan, ia menilai satu poin dari laga melawan Brasil merupakan hasil positif untuk mengawali perjalanan di turnamen.

"Untuk masa depan sepak bola Maroko, kami percaya diri. Kami bermain imbang dan kami senang. Saya tidak kecewa. Tentu kami ingin menang, tetapi saya tidak merasa sedih," kata Ouahbi dilansir dari NST.

Pelatih berusia 48 tahun itu juga bangga dengan keberanian para pemainnya yang tetap berusaha memainkan bola meski berada di bawah tekanan lawan.

"Hal yang paling saya banggakan adalah kami cukup berani untuk tetap bermain dan meminta bola saat berada di bawah tekanan. Itu adalah kualitas besar yang kami miliki," ujarnya.

Ouahbi kemudian mengungkapkan target besar Maroko di Piala Dunia 2026. Setelah menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal pada edisi 2022 di Qatar, kini ia ingin membawa timnya melangkah hingga partai puncak.

"Saya ingin melangkah lebih jauh dari semifinal, tetapi ini adalah pertandingan yang bagus," kata Ouahbi.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kiper Arab Saudi Pakai Kacamata Hitam Khusus Jelang Lawan Uruguay

Menurutnya, hasil imbang melawan Brasil menjadi bukti bahwa Maroko mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia. Ia optimistis performa timnya akan terus meningkat seiring berjalannya turnamen.

"Satu poin sudah cukup baik dan kami akan terus berkembang," ucap Ouahbi.

Load More