Suara.com - Tottenham Hotspur berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 dalam laga semifinal pertama Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (9/1/2019) pagi WIB.
Kemenangan Tottenham disokong eksekusi penalti Harry Kane yang diputuskan wasit melalui peninjauan terhadap teknologi asisten wasit video (VAR), demikian catatan pertandingan laman resmi Piala Liga Inggris.
Hasil itu memberikan modal kuat bagi Tottenham menyongsong laga semifinal kedua di Stamford Bridge pada Rabu (23/1) dini hari WIB. Semifinal lainnya mempertemukan Manchester City dengan Burton Albion yang akan melakoni laga pertama di Etihad pada Kamis (10/1) dini hari WIB.
Laga baru berjalan enam menit ketika umpan silang Kieran Trippier disambut oleh Kane dengan sebuah tendangan akrobatik, yang sayangnya hanya mengarahkan bola tepat ke pelukan kiper Kepa Arrizabalaga.
Dua menit berselang Chelsea ganti mengancam gawang Tottenham saat Callum Hudson-Odoi berhasil mengendalikan bola umpan jauh kiriman Willian dan melewati hadangan Danny Rose sebelum melepaskan tembakan terarah ke area tiang dekat yang sayangnya masih bisa dihalau kiper Paulo Gazzaniga.
Tuan rumah akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-26 lewat eksekusi penalti Kane setelah ia dijatuhkan Kepa di dalam area terlarang.
Keputusan penalti tersebut diambil cukup lama dan melalui peninjauan terhadap teknologi asisten wasit video (VAR), lantaran Kane diduga berada dalam posisi offside ketika menerima umpan terobosan.
Tertinggal satu gol membuat Chelsea kian berhasrat menerjemahkan penguasaan bola mereka menjadi gol, namun peluang demi peluang yang dimiliki terbuang, termasuk ketika N'Golo Kante melakukan tendangan voli untuk menyambut umpan silang Marcos Alonso pada menit ke-41 sayangnya bola membentur tiang gawang.
Keberuntungan masih menjadi musuh utama Chelsea di pertandingan tersebut ketika pada masa injury time babak pertama ketika umpan silang Hudson-Odoi yang berusaha dihalau Rose malah membuat bola mengarah ke gawangnya sendiri, beruntung Gazzaniga bereaksi cukup cepat untuk menghalaunya demi membenturkannya ke mistar gawang.
Baca Juga: Barcelona Rekrut Bek Muda Prancis dari Toulouse
Kane hampir menggandakan keunggulan Tottenham pada saat babak kedua baru berjalan delapan menit namun tendangan jarak jauhnya masih bisa dijangkau halauan Kepa.
Di sisi gawang yang berbeda, Gazzaniga juga melakukan penyelamatan gemilang demi menghentikan tembakan keras Eden Hazard dari tepian kotak penalti pada menit ke-55, lantas dua menit berselang ia kembali menghalau tembakan Kante.
Setelah sejumlah peluang berhasil digagalkan Chelsea kembali mendapatkan kesempatan ketika Ross Barkley melepaskan umpan silang ke area tiang jauh di mana Andreas Christensen berdiri cukup bebas, namun sundulannya melenceng dari sasaran pada menit ke-59.
Sementara aksi individual Hazard tiga menit jelang waktu normal berakhir dengan melewati Rose dan Bamidele Alli yang diakhiri umpan silang berhasil dihalau oleh Gazzaniga dan disapu Davinson Sanchez, bola liar berusaha disambar oleh Alonso namun dihalau tepat di muka gawang.
Susunan pemain:
Tottenham Hotspur (4-1-2-1-2): Paulo Gazzaniga; Kieran Trippier, Toby Alderweireld, Davinson Sanchez, Danny Rose; Harry Winks (Oliver Skipp); Moussa Sissoko, Christian Eriksen (Fernando Llorente); Bamidele Alli; Harry Kane, Son Heung-min (Erik Lamela)
Pelatih: Mauricio Pochettino
Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Antonio Ruediger, Andreas Christensen, Marcos Alonso; N'Golo Kante, Jorginho, Ross Barkley (Mateo Kovacic); Callum Hudson-Odoi (Olivier Giroud), Eden Hazard, Willian (Pedro)
Pelatih: Maurizio Sarri
Sumber: Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun