Suara.com - Fullback kanan sekaligus kapten Persib, Supardi Nasir memahami perasaan Atep yang resmi didepak dari skuat Maung Bandung setelah kontraknya tak diperpanjang pada bursa transfer jelang Liga 1 musim kompetisi 2019.
Supardi pun melontarkan rasa simpatinya pada sang mantan rekan setim. "Pasti butuh waktu (untuk bisa menerimanya), saya juga pernah merasakan itu. Ketika saya dua tahun di sini kemudian pindah (ke Sriwijaya FC pada 2016 sebelum kembali ke Persib pada 2017), itu terasa berat," celoteh Supardi seperti dilansir ANTARA.
Menurutnya, wajar jika Atep merasa berat meninggalkan Persib yang sudah 10 tahun diperkuat winger berusia 33 tahun itu. Apalagi, sosok Atep sudah identik dan bahkan bisa dibilang sudah jadi ikon Persib.
Supardi pun mendoakan Atep segera bangkit dan memilih klub baru. Sehingga, karier pemain yang identik dengan nomor punggung 7 bisa tetap berlanjut meski usianya sudah tak muda lagi.
"Saya selalu berdoa untuk kesuksesan dia berkarier di mana pun. Saya yakin dia bisa beradaptasi dengan cepat di tim mana pun, di tim barunya nanti," tutur Supardi.
"Inilah dunia sepakbola. Sekarang Atep (yang keluar), tahun besok bukan enggak mungkin saya yang enggak ada di tim," tandas pemain berusia 35 tahun itu.
Berita Terkait
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Era Baru Igor Tolic Dimulai
-
Hasil Undian AFC Challenge League 2026/2027: Persib dan Borneo FC Sama-sama Berat
-
Jelang Super League 2026/2027, Persib Bandung Dapat Sinyal Bahaya dari Persija Jakarta
-
Bung Towel Senggol Thom Haye, Sebut Pemain Persib Itu Tak Punya Skill Seperti Pirlo dan Xavi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung