Suara.com - Dua gol Herman Dzumafo dalam rentang waktu lima menit sukses mengantar Bhayangkara FC ke babak 16 besar Piala Indonesia 2018. Di leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia, Bhayangkara menaklukkan PSBL Langsa dengan skor 4-3, Jumat (1/2/2019).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Dzumafo mencetak gol di menit ke-14 dan 19. Sedangkan dua gol Bhayangkara FC lainnya dilesakkan oleh sang kapten Indra Kahfi (52') dan Alsan Sanda (82').
Sementara tiga gol balasan PSBL Langsa masing-masing dicetak Riza Riski (37'), Maulana Khalidi (54') dan gol bunuh diri Jajang Mulyana (70').
Menang 2-1 di leg pertama, kemenangan di leg kedua menjadikan agregat akhir 6-4 bagi Bhayangkara FC.
Di pertandingan itu sendiri, Bhayangkara FC yang sementara dilatih oleh direktur tekniknya Yeyen Tumena turun dengan barisan pemain terbaiknya, seperti Adam Alis, Indra Kahfi dan pemain asal Korea Selatan Lee Yu Jun.
Sejak awal laga, mereka menekan pertahanan PSBL dan langsung mencetak dua gol beruntun melalui Herman Dzumafo di menit ke-14 dan 19.
PSBL yang tersengat sukses memangkas jarak melalui tendangan melengkung Riza Riski di menit ke-37. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.
Tujuh menit babak kedua berjalan, Bhayangkara menambah keunggulan menjadi 3-1 berkat sumbangan gol via sundulan Indra Kahfi.
Namun, PSBL belum menyerah. Di tengah kondisi lapangan yang buruk, tim tamu berhasil memaksakan skor imbang 3-3 lewat gol yang dicetak Maulana Khalidi (54') dan bunuh diri Jajang Mulyana (70').
Baca Juga: Unggul Agregat, PSS Sleman Lolos Babak 16 Besar Piala Indonesia
Akan tetapi, mental pemain Bhayangkara tak tumbang. Delapan menit sebelum pertandingan usai, Alsan Sanda dengan tenang menyarangkan bola ke gawang PSBL dan sekaligus mengunci kemenangan tim berjuluk The Guardian 4-3.
Berita Terkait
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
-
Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair