Suara.com - Senin (4/2/2019), Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB), melakukan penelusuran ke dasar laut Selat Inggris, di titik lokasi ditemukannya pesawat ringan PA46 dengan nomor registrasi N264DB yang ditumpangi bomber anyar Cardiff City Emiliano Sala.
Sebagaimana diketahui, pesawat yang ditumpangi Sala hilang pada 21 Januari lalu. Pesawat itu bertolak dari Nantes, Prancis, menuju Cardiff, Wales.
Pesawat tersebut, total hanya membawa dua orang. Yaitu Emiliano Sala selaku penumpang dan pilot David Ibbotson.
Dalam penelusuran itu, AAIB menurunkan kapal Geo Ocean III. Sementara Blue Water Recoveries Ltd yang ikut membantu menurunkan kapal FPV Morven yang dilengkapi ROV, kapal robot yang dikendalikan dari jarak jauh.
"AAIB menggunakan kapal Geo Ocean III dan Blue Water Recoveries menurunkan FPV Morven ke lokasi ditemukannya bangkai pesawat pada Senin (3/2/2019) pagi, di dasar laut," ungkap juru bicara AAIB.
"Berdasarkan analisa dari rekaman ROV (kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh), para penyelidik memastikan jika itu adalah pesawat PA 46 dengan nomor registrasi N264DB bernama Piper Malibu."
Lewat rekaman yang ada pada ROV, satu jenazah terlihat dalam bangkai pesawat. Namun belum bisa dipastikan apakah itu jenazah Sala atau Ibbotson.
Sebelum mengevakuasi jenazah, AAIB terlebih dulu akan berkonsultasi dengan keluarga Sala dan Ibbotson, juga pihak berwenang. Dalam hal itu polisi.
"Tragis. Dalam rekaman yang diperoleh ROV, salah seorang penumpang terlihat jelas berada di dalam bangkai pesawat. AAIB saat ini tengah mempertimbangkan langkah yang harus diambil, dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan keluarga pilot, penumpang dan polisi."
Baca Juga: Titik Terang Pencarian Emiliano Sala, Bagian Pesawat Telah Ditemukan!
Pesawat PA46 hilang kontak saat mengudara di Alderney, kepulauan Channel. Terakhir diketahui, pesawat tersebut berada di ketinggian 2300 kaki, 15 mil sebelah utara Guernsey.
Sala menumpang pesawat tersebut usai menggelar acara perpisahan dengan rekan-rekannya di Nantes. Seperti diketahui, Sala dibeli Cardiff City dari Nantes dengan nilai transfer sebesar 15 juta pound pada 19 Januari 2019. Pemain 28 tahun itu meneken kontrak berdurasi tiga setengah tahun bersama klub berjuluk Bluebirds.
Berita Terkait
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Rekrutan Rp1,15 T Chelsea Panen Hujatan Usai Tumpul saat Lawan Tim League One
-
Hasil Piala Liga: Alejandro Garnacho Bawa Chelsea ke Semifinal Usai Jungkalkan Cardiff City
-
Prediksi Cardiff City vs Chelsea: Misi The Blues Tembus Semifinal Carabao Cup
-
Prediksi Nantes vs Lille: Calvin Verdonk Diragukan Tampil,Les Dogues Bidik 3 Poin
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil