Suara.com - Laga El Clasico di leg pertama semifinal Copa del Rey antara Barcelona vs Real Madrid berakhir imbang 1-1. Gelandang Barcelona, Sergio Busquets pun merasa bahwa imbang adalah hasil terbaik bagi kedua tim terbaik di Spanyol dan Eropa ini.
Pada laga di Camp Nou, Kamis (7/2/2019) dini hari WIB, tim tamu Madrid unggul lebih dulu lewat gol Lucas Vazquez di awal pertandingan. Namun Malcom akhirnya menyelamatkan Barcelona dari kekalahan lewat golnya di menit ke-57.
Hasil imbang 1-1 tersebut tentu saja menguntungkan Real Madrid dengan gol tandangnya saat mereka menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu pada 27 Februari mendatang. Namun Busquets merasa imbang adalah hasil yang adil bagi kedua tim.
"Secara umum, hasil imbang tersebut adalah hasil yang adil. Itu adalah pertandingan yang sama. Semuanya akan dipastikan pada leg kedua," ungkap Busquets seperti dilansir Scoresway.
"Ada peluang yang cukup bagi siapa pun untuk mengambil permainan. Ini masih 50-50, meskipun kami bermain di kandang mereka. Tidak ada favorit di pertandingan ini. Kami dua tim terbaik di Spanyol dan Eropa," ujarnya.
Sementara gol Malcom adalah koleksi ketiganya sejak dia bergabung dengan Barcelona dari Bordeaux pada Juli lalu. Busquets berharap pemain Brasil ini mendapat dukungan saat mencoba masuk dalam skuat utama Ernesto Valverde.
"Sebuah gol memberi Anda banyak hal dalam hal kepercayaan," kata gelandang internasional Spanyol ini. "Kami berharap semua orang membantunya dan pelatih yang akan memutuskan."
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey