Suara.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menyebut jika timnya bukan lagi pesaing untuk gelar juara Liga Inggris 2018/2019 setelah dipermalukan tuan rumah Burnley dengan skor 1-2 di Turf Moor, pada laga pekan ke-27, Sabtu (23/2/2019) malam WIB..
"Bagi saya, pertandingan ini akan menjadi kunci untuk menekan lawan kami (di klasemen). Jika kami tidak menang, kami tidak bisa memberikan tekanan dan kami tidak bisa mengganggap diri kami sebagai pesaing sebenarnya (dalam perebutan gelar juara). Kami kehilangan kesempatan yang sangat baik," sesal Pochettino seperti dilansir ESPN.
Pochettino sendiri menyalurkan kemarahannya kepada wasit Mike Dean saat peluit panjang ditiupkan, lantaran kesal dengan beberapa keputusan sang pengadil pada laga tersebut.
"Kalian ingin merasakan kemenangan, kalian tahu bagaimana pentingya pertandingan ini dan ketika kalian merasa kecewa dan sedih, kalian membuat kesalahan (melakukan konfrontasi dengan wasit)," tutur Pochettino.
"Kami membuat sejumlah kesalahan di lapangan dan saya membuat kesalahan setelah itu. Saya harus pergi ke ruang ganti dan minum air tapi apa yang terjadi, terjadi lah! Kami ingin merefleksikan diri sendiri," celoteh juru taktik berpaspor Argentina tersebut.
Pochettino sendiri kemungkinan akan mendapatkan sanksi dari FA karena tingkah lakunya di akhir laga.
"Saya kira saya akan menerima apa pun itu dari FA. Namun apa yang terjadi di lapangan saya harap itu tidak berbuntut panjang," ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
Setelah kekalahan mengecewakan ini, Tottenham masih tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 60 poin dari 27 pertandingan.
Tottenham masih tetap tertinggal lima poin dari Manchester City yang ada di puncak klasemen (sudah memainkan 27 pertandingan) dan Liverpool yang ada di urutan kedua (26 laga).
Baca Juga: Persija Resmi Datangkan Bek Prancis Steven Paulle dari PSM Makassar
Man City akan menghadapi Chelsea di final Piala Liga Inggris pada Minggu (24/2/2019) malam WIB ini, sementara Liverpool malam ini juga akan menghadapi Manchester United di Old Trafford dalam lanjutan pekan ke-27 Liga Inggris.
Tottenham sendiri bisa saja memperkecil jarak menjadi dua poin jika menang di markas Burnley, namun kenyataan berkata lain.
"Pertandingan tadi adalah kesempatan yang fantastis bagi kami untuk menjadi pesaing sebenarnya dan untuk menunjukkan bahwa kami di sana karena kami layak. Namun kami gagal. Saya pikir bisa dibilang sekarang kami bukan lagi penantang untuk gelar juara, sudah official," ketus Pochettino.
Menurut Pochettino, Tottenham perlu memperbaiki pertahanannya dan teknik penguasaan bola ke depannya usai kekalahan melawan Burnley ini.
Satu-satunya hal positif bagi Spurs adalah kembalinya Harry Kane, yang sempat menyamakan kedudukan jadi 1-1 pada laga tadi malam, yakni di menit 65, pasca absen enam pekan karena cedera.
"Kalian bisa menang, bisa kalah. Harry mencetak gol, saya senang dia kembali, itu akan sangat membantu. Namun tak ada yang lebih penting dari tim," tandas Pochettino.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar